POSOLINE.COM- Warga Desa Panjo, Kecamatan Pamona Barat, Kabupaten Poso, Sulteng sangat berharap meminta Kepala Desa (Kades) bersikap adil dalam kasus atas dugaan kedua orang staff melakukan hubungan terlarang.
Perbuatan dasar suka sama suka bagi kedua oknum yang kesehariannya berkerja di Kantor Desa Panjo sebagai Sekretaris dan Staff Kaur Perencanaan, atas perbuatannya sehingga warga berharap kedua oknum tersebut diberhentikan dari pekerjaannya.
Sebaliknya, menurut warga desa sang Kades hanya bersikap tidak adil dalam putusan, hanya memecat satu oknum padahal keduanya bekerja sebagai staff di kantor desa tersebut.
Warga Desa Panjo kecewa dengan sikap kades yang hanya sepihak mengambil tindakan pemecatan. Dinilai tidak adil dalam putusannya sehingga menimbulkan tanda tanya bagi warga.
“Kamin minta Kades harus bersikap adil untuk memutuskan kasus ini, karena ini di lakukan oleh perangkat desa, kedua-duanya harus dipecat, tidak boleh hanya 1, karena mereka sama-sama melakukan,” kata warga kesal, Minggu 25/07-21.
Masyarakat mengecam tindakan kades yg tidak adil ini,dan berharap agar segera Pemerintah Kabupaten Poso, segera menindak lanjuti hal tersebut.
Terpisah, Kades Panjo Hawari Herois Sau yang ditemui mengakui atas kebijakan dalam pengambilan putusan, dirinya masih mempertahankan Sekretaris Desa yang pertimbangan tenaganya masih dibutuhkan
“Dia punya skill, kemampuan serta pengalaman. Tidak ada yang bisa gantikan disini,” jelas Kades Hawari Herois Sau, Minggu, 25/07-21.
Kades menambahkan, alasan atas keputusan yang diambil, dirinya menilai kasus ini tidak tergolong berat sehingga masih mempertahankan sekdes karena tenaganya sangat dibutuhkan dan masih bisa dipertahankan. Wan

Opini Anda