POSO – Rumah produksi 6.6 Home Video Production sukses menggelar pemutaran perdana (premiere) film karya anak muda Poso berjudul “Samara”. Acara yang berlangsung di Maker Coffee And Space pada Minggu (15/2/2026) ini dipadati pengunjung yang antusias mengikuti sesi pemutaran sekaligus diskusi film.
Film “Samara” mengangkat fenomena sosial yang kerap ditemui sehari-hari, yakni isu perselingkuhan. Namun, cerita ini dikemas dengan pendekatan yang lebih dramatis dan sentuhan genre kriminal yang berakhir tragis, memberikan ketegangan tersendiri bagi penonton.
Usai pemutaran, tim produksi mengadakan sesi diskusi dan polling langsung untuk mendapatkan feedback dari penonton. Owner 6.6 Home Production, Farhan Salim, menjelaskan bahwa pengambilan suara dilakukan secara manual menggunakan kertas untuk menjamin keaslian data.
“Kami menggunakan cara manual dengan kertas bergambar 5 bintang untuk menghindari kecurangan atau manipulasi data. Hasil ini murni penilaian acak dari audiens yang hadir,” ujar Farhan.
Berdasarkan perhitungan teknis dari total 111 suara yang masuk, film “Samara” berhasil mengantongi skor akhir yang impresif:
- Total Skor: 492
- Total Suara: 111 pemilih
- Rata-rata Skor: 4,43 dari 5 bintang
Keberhasilan premiere ini menjadi pemantik bagi tim untuk melangkah ke skala yang lebih besar. Bayang Waroka, selaku Manajemen Produksi, mengungkapkan bahwa pihaknya berencana merilis versi panjang dari film “Samara”.
Saat ini, proyek tersebut sedang memasuki tahap persiapan teaser cast dan awal pascaproduksi “Simfoni Samara”. Proyek ini juga diperkuat oleh kolaborasi sineas berpengalaman. Cakra Ibey Pantew, yang dikenal lewat film Deception dan Hello 13, telah ditunjuk secara resmi sebagai editor untuk versi panjang ini.
Sebagai informasi tambahan, judul “Samara” sendiri terinspirasi dari nama belakang pemeran utamanya, Marion Ainditya Samara. RD

Opini Anda