POSO – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Poso, Tojo Una-Una (Touna), dan Morowali Utara (Morut), sepanjang Maret 2026. Kondisi ini mengakibatkan gangguan infrastruktur listrik yang memicu pemadaman di sejumlah titik pemukiman warga.
Banyaknya pohon tumbang yang menimpa jaringan kabel menjadi penyebab utama terputusnya pasokan listrik di ketiga kabupaten tersebut. Menanggapi situasi darurat ini, PT PLN (Persero) ULP Poso langsung menerjunkan tim pemeliharaan dan teknisi ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan perbaikan intensif.


Manajer PT PLN (Persero) ULP Poso, Satria Restu Aji Wicaksono, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memulihkan sistem kelistrikan secepat mungkin demi kenyamanan pelanggan.
”Kami terus berupaya maksimal di lapangan. Para teknisi kami tengah berjuang memperbaiki jaringan yang rusak akibat tertimpa pohon agar pasokan listrik kembali normal,” ujar Satria.
Ajak Masyarakat Aktif Melapor
Selain upaya teknis, PLN ULP Poso juga menghimbau partisipasi aktif masyarakat dalam memantau kondisi lingkungan sekitar. Warga diminta segera melapor jika melihat ada pohon yang posisinya sudah membahayakan atau mendekati jaringan kabel listrik.
”Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama berperan aktif. Segera laporkan jika menemukan pohon yang mengancam jaringan listrik di sekitar tempat tinggal Anda,” tambahnya.
Partisipasi warga dinilai sangat krusial untuk meningkatkan responsivitas tim PLN di lapangan sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan akibat gangguan listrik di tengah cuaca buruk.


Bagi masyarakat yang ingin memberikan laporan, dapat menghubungi:
- Call Center PLN 123
- Kantor PLN ULP Poso terdekat
- Aplikasi PLN Mobile
Meski aktivitas sehari-hari warga sempat terganggu akibat pemadaman ini, PLN memastikan koordinasi antar-unit terus diperkuat guna menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah Sulawesi Tengah bagian timur tersebut.**

Opini Anda