POSO – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Poso, Tojo Una-Una, dan Morowali Utara, Sulawesi Tengah, sepanjang Februari 2026. Kondisi ini mengakibatkan gangguan jaringan listrik yang memicu pemadaman di sejumlah desa dan pemukiman warga.
Kerusakan infrastruktur kelistrikan dilaporkan terjadi akibat banyaknya pohon tumbang yang menimpa kabel jaringan. Hal ini menyebabkan pemutusan pasokan listrik secara mendadak di beberapa titik terdampak.
Menanggapi situasi darurat tersebut, PT PLN (Persero) ULP Poso segera menerjunkan tim pemeliharaan dan perbaikan ke lokasi-lokasi terdampak. Para teknisi di lapangan bekerja ekstra untuk melakukan perbaikan jaringan demi memulihkan pasokan listrik secepat mungkin.
Manajer PT PLN (Persero) ULP Poso, Satria Restu Aji Wicaksono, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam menangani gangguan ini meskipun terkendala cuaca di lapangan.


“Kami berupaya maksimal untuk memperbaiki jaringan yang rusak agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Keselamatan warga dan keandalan pasokan listrik adalah prioritas utama kami,” ujar Satria.
Selain upaya perbaikan, PLN juga mengajak partisipasi aktif dari pelanggan untuk memantau kondisi lingkungan sekitar. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika melihat adanya pohon yang rawan tumbang atau sudah menyentuh jaringan listrik.
Laporan dapat disampaikan melalui:
- Kantor PLN ULP Poso secara langsung.
- Call Center PLN 123.
- Aplikasi PLN Mobile (untuk respons lebih cepat).
“Kami mengimbau pelanggan untuk bersama-sama berperan aktif. Partisipasi ini sangat membantu kami meningkatkan responsivitas dalam menangani pemadaman serta menjaga keselamatan publik,” tambah Satria.


Meskipun cuaca ekstrem berdampak pada aktivitas harian warga, PLN memastikan akan terus bersiaga hingga kondisi cuaca stabil dan seluruh pasokan listrik di wilayah terdampak kembali normal 100 persen.**

Opini Anda