MOROWALI- Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Morowali tiap tahun bergerak terjadi peningkatan. Sebagai Indikator terjadi peningkatan 8,6% dari tahun sebelumnya.
Lihat saja pada tahun 2019 PDRB Morowali mencapai 20,20%, dibandingkan di tahun 2020 mengalami peningkatan sangat besar 28,83% berdasarkan data lapangan usaha.
Dari peningkatan PDRB ini, menurut pengakuan dari Kordinator fungsi neraca wilayah dan analitis statistik badan pusat statistik (BPS) Kabupaten Morowali Herbowo, dia mengatakan ini sangat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Morowali.
“Dengan masuknya perusahaan pertambangan, khususnya IMIP sangat berdampak, utamanya di bidang ekonomi, apalagi pada tahun 2020,” terang Herbowo, saat ditemui, Selasa (25/1/22).
Menurutnya, jika dibandingkan dengan daerah lain akibat dampak pandemik COVID-19, beberapa daerah pertumbuhan ekonomi menurun drastis, akibat pandemi. Berbeda dengan Kabupaten Morowali, Pandemi tidak mempengaruhi, malahan terjadi peningkatan.
Jadi intinya katanya, hadirnya IMIP itu mampu meningkatkan ekonomi Morowali sangat membaik walaupun di kondisi pandemi, semua sektor bergerak, ini juga sebagai indikator pertumbuhan PDRB di Morowali membaik.
“Ia benar, hadirnya perusahaan tersebut dan Morowali paling tinggi pertumbuhannya di tahun 2020 bahkan se Indonesia kalau dicari bisa nomer satu atau nomer 2,” tandas Herbowo.
Ia menyimpulkan, semenjak adanya perusahaan besar bahkan terbesar se Asia Tenggara, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Morowali sangat membaik.
“Tidak pernah Merosot,yang ada naik tumbuh dan naik tumbuh itu saja,” bebernya.
Ini diperkuat dari publikasi PDRB menurut lapangan usaha BPS Kabupaten Morowali, tiga lapangan usaha terbesar penyumbang PDRB Morowali pada tahun 2020 yaitu industri pengolahan mencapai 69,98%, pertambangan dan penggalian 18,33%, dan konstruksi 5%.
Sedangkan tiga lapangan usaha laju pertumbuhan PDRB terbesar yaitu industri dan pengolahan mencapai 35,72%, pertambangan dan penggalian 34,40% serta jasa keuangan dan asuransi 13,23%. Wan

Opini Anda