POSO – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah sepanjang April 2026. Kondisi ini memicu gangguan infrastruktur kelistrikan yang berdampak pada pemadaman di beberapa desa di Kabupaten Poso, Tojo Una-Una (TPI), dan Morowali Utara.
Pohon tumbang menjadi penyebab utama kerusakan jaringan. Sejumlah tiang dan kabel distribusi dilaporkan tertimpa dahan pohon, yang mengakibatkan terputusnya pasokan listrik ke pemukiman warga secara mendadak.




Menanggapi situasi darurat tersebut, PT PLN (Persero) ULP Poso langsung mengerahkan tim pemeliharaan dan teknisi ke titik-titik terdampak. Petugas di lapangan kini tengah bekerja ekstra untuk melakukan perbaikan demi menormalkan kembali aliran listrik secepat mungkin.
Partisipasi Masyarakat Sangat Dibutuhkan
Manajer PT PLN (Persero) ULP Poso, Satria Restu Aji Wicaksono, menekankan bahwa koordinasi antara petugas dan masyarakat sangat krusial dalam mempercepat proses pemulihan dan pencegahan gangguan serupa di masa depan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk berperan aktif. Jika melihat ada pohon yang posisinya sudah membahayakan atau mendekati jaringan listrik, segera laporkan kepada kami,” ujar Satria.
Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif warga bukan hanya mempercepat respons petugas, tetapi juga demi keselamatan bersama. “Laporan dari masyarakat sangat membantu kami dalam memetakan potensi gangguan dan meningkatkan keselamatan warga di sekitar lokasi jaringan,” lanjutnya.
Layanan Pengaduan 24 Jam
Bagi masyarakat yang menemukan gangguan atau potensi bahaya pada jaringan listrik akibat cuaca buruk, PT PLN (Persero) ULP Poso menyediakan kanal pelaporan resmi melalui:
- Call Center PLN 123
- Aplikasi PLN Mobile
- Kantor PLN ULP Poso Terdekat
PLN berkomitmen untuk terus berupaya maksimal menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah terdampak guna memastikan kenyamanan serta keamanan aktivitas harian masyarakat tetap terjaga meski di tengah tantangan cuaca ekstrem.**

Opini Anda