DENPASAR – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menggelar pertemuan strategis dengan Pemerintah Provinsi Bali di Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar, Senin (20/07/2026).
Pertemuan lintas kementerian ini bertujuan mempercepat integrasi tata ruang guna memastikan pembangunan dan investasi di Bali berjalan secara berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan menegaskan bahwa Rencana Tata Ruang (RTR) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) harus menjadi landasan utama seluruh sektor pembangunan. Pemprov Bali perlu mengakselerasi proses ini melalui pengintegrasian RDTR ke dalam sistem Online Single Submission (OSS) secara menyeluruh.
Poin Kunci Pembangunan Terintegrasi Bali:
- Unsur Pembangunan Berkelanjutan: RTRWN, RTRW, hingga RDTR menjadi pedoman wajib sebelum pelaksanaan proyek investasi.
- Progres Integrasi OSS: Dari target 75 RDTR di Bali, sebanyak 30 RDTR sudah terintegrasi penuh ke sistem OSS, empat RDTR masih dalam proses, sementara area lainnya membutuhkan percepatan.
- Wilayah yang 100% Terintegrasi: Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar.
- Sinergi Lintas Lini: Menko IPK memimpin penyelarasan lintas sektor meliputi pariwisata, ekonomi kreatif, perhubungan, dan aviasi agar tata ruang mencegah potensi bencana lingkungan.

Opini Anda