𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- Tim pengawasan Penyaluran BBM Morowali, saat Sidak ditemukan satu rekomendasi BBM dari Dinas Perikanan Morowali dinilai melanggar sesuai jadwal pengisian BBM, terjadi pada Senin malam (31/10-22).
Kepala Sub Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekdakab Morowali Abd Rahman menbenarkan hal itu.
Kata Rahman, tadi malam kami temukan pemilik rekomendasi usaha nelayan jerigennya tidak bermerek atau tidak ada tanda rekomendasi.
“Tadi malam kami dapat yang tidak ada tanda, terus kami tanya kenapa jerigennya tidak bermerek, terus jawabnya yang bermerek masih ada isinya di rumah,” tutur Rahman.
Menurutnya, hal ini merupakan temuan. menambah kuota BBM tidak sesuai Rekomendasi hal ini jika Dinas terkait mengetahui akan adanya sikap yang tidak terpuji pasti akan di cabut izin rekomendasinya,” jelas.
“Malam saya temukan saat mengangkut jerigen ke mobilnya, nomer 13 namanya Alwian Ali Athar, rekomendasi dari Dinas Perikanan terkait usaha nelayan,” tambahnya.
Herannya lagi, pasalnya kalau untuk rekomendasi BBM nelayan, harusnya nanti pada saat melaut baru mengambil BBM.
“Ini penimbunan, karena Senin dan Kamis Itu jadwal pengisian jerigen tapi kalu mereka melaut, harusnya nanti pada saat turun kelaut baru bisa ambil tapi jika jadwal turun melaut dgn jadwal pengisian jirgen tidak sesuai minimal mrk tidak lagi mengambil BBM artinya mereka masih ada simpanan,” rinci Rahman. WAN

Opini Anda