MOROWALI – PT Resky Utama Jaya (RUJ) menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan pesisir di Desa Unsongi, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, menyusul terjadinya longsoran material di area penimbunan mes perusahanan di pesisir pantai akibat curah hujan tinggi.
Eksternal PT RUJ, Amrin, mengatakan pihak perusahaan telah melakukan pembenahan serta pembersihan material longsor yang turun ke area pesisir. Setelah proses pembersihan, area tersebut kemudian ditata kembali menggunakan metode terasering guna memperkuat struktur lereng dan meminimalisasi potensi longsor susulan.
“Material yang turun di pesisir sudah kami lakukan pembenahan dan pembersihan. Selanjutnya dilakukan penataan kembali dengan metode terasering agar lebih tertata dan mengurangi risiko pergerakan material,” ujar Amrin.
Ia menjelaskan, turunnya material di kawasan tersebut dipicu intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah itu dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tanah yang jenuh air menyebabkan sebagian material mengalami pergeseran hingga ke area pesisir.
Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, perusahaan juga berencana membangun penahan atau penyangga material menggunakan batu di sejumlah titik rawan. Upaya itu dilakukan sebagai bentuk mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama saat cuaca ekstrem.
“Ke depan kami juga akan menambah penahan material berupa batu sebagai penguatan di area pesisir,” tambah pria yang akrab disapa Ical itu.
Pihaknya menuturkan, proses pembenahan berlangsung hingga saat ini. Selama proses tersebut, perusahaan melakukan pengangkatan material longsor serta penataan kembali area terdampak hingga kini seluruh pekerjaan dinyatakan hampir selesai, hanya saja terkenda faktor cuaca sehingga terlambat.
Langkah penanganan cepat yang dilakukan PT RUJ disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas lingkungan pesisir sekaligus memastikan aktivitas di sekitar kawasan tetap aman dan terkendali di area IUP PT RUJ.**

Opini Anda