MOROWALI β Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, secara resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Morowali Tahun 2026. Acara penutupan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (3/11/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Iriane Iliyas menegaskan bahwa orientasi ini merupakan tahapan krusial untuk mencetak aparatur negara yang profesional, kompeten, dan berintegritas tinggi.


“PPPK merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Melalui orientasi ini, para peserta diharapkan dapat memahami tugas, wewenang, dan nilai-nilai luhur sebagai abdi negara,” ujar Iriane.
Ia menambahkan, keberhasilan seorang ASN dalam menjalankan amanah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, tetapi juga dipengaruhi oleh sikap profesionalisme, integritas, dan loyalitas kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, orientasi ini bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan langkah awal untuk membangun komitmen pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung visi-misi pembangunan daerah Morowali.
“Mari implementasikan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama orientasi. Tetaplah berinovasi dan bekerja keras demi kemajuan daerah kita,” pesan Wabup Morowali kepada para peserta.
Diikuti 623 Peserta dengan Metode Blended Learning
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Morowali, Asep Haerudin, menjelaskan bahwa pembekalan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai dasar ASN Berakhlak, meningkatkan kedisiplinan, serta mendorong terbentuknya aparatur yang efektif dan bertanggung jawab.


Asep menguraikan, pelatihan dilaksanakan dalam tiga gelombang mulai 26 Agustus hingga 23 Oktober 2026 menggunakan metode blended learning, yang mengombinasikan tahap online (MOOC) dan offline.
“Kegiatan orientasi tahun ini diikuti sebanyak 623 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga guru, serta tenaga teknis,” ungkap Asep.
Acara penutupan secara simbolis ditandai dengan prosesi pelepasan atribut oleh seluruh peserta. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si., beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Morowali.**

Opini Anda