MOROWALI — Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” terus diwujudkan Polres Morowali melalui aksi nyata dalam menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan. Salah satunya dibuktikan lewat pelaksanaan Operasi Aman Tinombala 2026 yang mengedepankan kolaborasi lintas instansi dalam pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Morowali.
Di bawah kepemimpinan Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., instansi ini terus memperkuat pendekatan kepolisian yang humanis, responsif, dan mengutamakan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat.
Sinergi Cepat Tangani Karhutla Morowali di Desa Ambunu
Kekompakan lintas sektor tersebut terlihat nyata saat penanganan kebakaran di Desa Ambunu, Kecamatan Bungku Barat, pada Sabtu (31/10/2026).
Personel Polres Morowali bergerak cepat bersinergi dengan Brimob Polda Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Morowali, Tim SAR, serta unsur pemadam kebakaran. Tak hanya itu, penanganan bencana ini juga mendapat dukungan langsung dari pihak perusahaan PT BTIIG, pemerintah setempat, dan masyarakat desa.
Kerja sama solid antarinstansi tersebut menjadi kunci penting hingga kobaran api berhasil dipadamkan secara total.
Operasi Aman Tinombala 2026 Fokus pada Deteksi Dini
Melalui Operasi Aman Tinombala 2026 yang berlangsung sejak 28 Oktober hingga 31 Desember 2026, AKBP Reza Khomeini menempatkan keselamatan warga dan pencegahan bencana sebagai prioritas utama.
Polres Morowali tidak hanya mengedepankan aksi pemadaman dan penegakan hukum di lapangan. Lebih dari itu, kepolisian memperkuat langkah-langkah strategis seperti:
- Edukasi pencegahan kebakaran kepada warga.
- Patroli berkala di titik rawan karhutla Morowali.
- Deteksi dini titik panas (hotspot).
- Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha.
”Pendekatan ini sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat. Kami ingin menghadirkan Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan solusi bagi warga,” tegas Kapolres.
Apresiasi untuk Gotong Royong Lintas Sektoral
Keberhasilan padamnya api di Desa Ambunu mendapat apresiasi tinggi dari pihak kepolisian. Polres Morowali menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Brimob Polda Sulteng, BPBD Morowali, Tim SAR, PT BTIIG, serta warga yang bahu-membahu menaklukkan api.
”Peran seluruh elemen ini membuktikan betapa pentingnya budaya gotong royong saat menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tambah AKBP Reza Khomeini.
Melalui kepemimpinan yang inklusif, Polres Morowali berkomitmen untuk terus berada di tengah masyarakat—melindungi, melayani, serta menjaga kondusivitas wilayah. Kehadiran Polri yang sinergis ini diharapkan makin memperkuat kepercayaan publik dan menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.**

Opini Anda