Aceh Tamiang – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bergerak cepat memulihkan kepemilikan tanah masyarakat pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang. Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menargetkan proses pemulihan 2.000 sertipikat tanah yang rusak atau hilang dapat rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2026.
“Di Aceh Tamiang jumlah sertipikat yang harus dipulihkan ditargetkan sekitar 2.000 sertipikat. Sampai hari ini baru selesai sekitar 120-an. Saya minta akhir Desember nanti semuanya sudah selesai,” tegas Menteri Nusron di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Kamis (23/07/2026).
Penyerahan Sertipikat Pengganti & Dorongan Transformasi Digital
Sebagai langkah nyata, Menteri Nusron menyerahkan secara langsung sembilan sertipikat pengganti kepada warga terdampak. Selain mempercepat penanganan fisik, Kementerian ATR/BPN menekankan pentingnya Sertipikat Elektronik sebagai solusi jangka panjang perlindungan data pertanahan dari ancaman bencana alam.
- Keamanan Data: Sertipikat berbasis digital tersimpan aman dalam sistem Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP).
- Kepastian Hukum: Dokumen elektronik menjamin bukti kepemilikan tanah tetap ada meskipun dokumen fisik rusak atau hanyut.
- Pencegahan Sengketa: Meminimalkan potensi konflik pertanahan pascabencana.
Dukungan Pemkab Aceh Tamiang untuk Pemulihan Ekonomi
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyambut positif langkah responsif Kementerian ATR/BPN. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan bahwa keberadaan sertipikat pengganti ini bukan hanya masalah administrasi, melainkan modal utama masyarakat untuk bangkit kembali.
“Sertipikat merupakan jaminan kepastian hukum, perlindungan hak masyarakat, serta modal keberlanjutan kehidupan keluarga. Kami mengapresiasi percepatan ini,” ujar Armia Pahmi.
Selain pemulihan dokumen tanah, koordinasi intensif antara Kementerian ATR/BPN dan Pemkab Aceh Tamiang juga mencakup pembangunan hunian tetap (huntap) dan penyelesaian berbagai isu pertanahan guna mendukung rehabilitasi serta rekonstruksi wilayah secara menyeluruh.

Opini Anda