BUNGKU β Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Morowali, Iriane Iliyas, secara resmi membuka kegiatan Jamboree On The Air dan Jamboree On The Internet (JOTA JOTI) tahun 2026.
Acara pembukaan tersebut berlangsung di Gedung PGRI Daerah Morowali, Kompleks Perkantoran Bumi Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, pada Jumat (16/10/2026).


Dalam sambutannya, Iriane Iliyas yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Morowali menyampaikan bahwa JOTA JOTI 2026 mengusung tema internasional: βDunia Yang Damai dan Inklusif (A Peaceful and Inclusive World)β. Tema ini menekankan pentingnya aksi kolektif serta kepemimpinan kaum muda dalam mengatasi berbagai isu lingkungan hidup.
Menurutnya, tema tersebut menjadi seruan penting bagi seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk memperjuangkan keberlanjutan lingkungan dan menciptakan planet yang damai bagi generasi mendatang.
“Dunia yang damai dan inklusif sangat selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Beberapa di antaranya adalah nol kelaparan, air bersih dan sanitasi, energi terjangkau, aksi iklim, hingga menjaga ekosistem darat dan laut,” ujar Iriane.


Ia menambahkan, melalui ajang JOTA JOTI ini, para peserta diharapkan dapat belajar dan berkontribusi nyata dalam melestarikan keanekaragaman hayati serta melawan perubahan iklim.
“Saya berharap adik-adik Pramuka menghindari tindakan yang merusak lingkungan, seperti pembakaran hutan dan lahan. Manfaatkan kegiatan ini untuk mengasah keterampilan yang dibutuhkan dalam melindungi planet kita,” tegasnya.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Morowali, pengurus Kwarcab, serta ratusan peserta Pramuka yang mewakili berbagai Gugus Depan se-Kabupaten Morowali.
Agenda Tahunan Pramuka Dunia
Untuk diketahui, JOTA JOTI merupakan agenda tahunan berskala internasional yang diinisiasi oleh World Organization of the Scout Movement (WOSM). Kegiatan edukasi digital dan radio amatir ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh jutaan anggota pandu dari 174 negara di seluruh dunia.
Rangkaian acara pembukaan di Morowali diakhiri dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Ketua Kwarcab kepada perwakilan peserta, lalu ditutup dengan sesi foto bersama. **

Opini Anda