POSO– Rencana Jembatan KABOSE berganti nama Jembatan Berani secara resmi diumumkan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, saat meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan di muara Sungai Poso, kawasan Jalan Kabose–Bonesompe, Kelurahan Kayamanya, Kabupaten Poso, Kamis (15/10/2026). Dalam peninjauan tersebut, Gubernur turut didampingi Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang.
Perubahan nama infrastruktur yang menghubungkan Kelurahan Kayamanya dan Kelurahan Bonesompe ini disambut hangat dan disetujui oleh masyarakat setempat yang hadir di lokasi.
Proyek infrastruktur strategis sepanjang kurang lebih 120 meter ini dijadwalkan mulai dibangun pada Februari 2027. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menyiapkan alokasi anggaran multiyears sebesar Rp120 miliar dari APBD Provinsi untuk merealisasikannya.
Gubernur Sulteng Tepati Janji dan Umumkan Nama Baru
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmennya untuk menepati janji pembangunan jalan dan akses penyeberangan bagi warga Poso, sekaligus menjelaskan alasan di balik penetapan nama baru tersebut.
“Saat ini saya akan tepati janji saya kepada warga dan Bupati Poso terkait dengan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kayamanya dan Bonesompe bahwa awal tahun depan jembatan ini akan segera dibangun. Namun, jembatan ini namanya bukan lagi Kabose, tapi Jembatan Berani,” ujar Anwar Hafid di hadapan warga.
Gubernur berharap, hadirnya Jembatan Berani kelak tidak hanya menjadi sarana penyeberangan, tetapi juga menjadi ikon baru bagi Kota Poso dan Sulawesi Tengah yang memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor UMKM, pariwisata, perikanan, serta kuliner.
Pemkab Poso Sambut Baik Kehadiran Jembatan Berani
Sementara itu, Bupati Poso dr. Verna G.M. Inkiriwang menyampaikan bahwa proyek yang sebelumnya dikenal sebagai rencana pembangunan Jembatan KABOSE ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemkab Poso dan Pemprov Sulteng.
Pemerintah Kabupaten Poso optimistis keberadaan Jembatan Berani akan memperlancar mobilitas warga antara Kayamanya dan Bonesompe, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan penataan kawasan perkotaan Poso.
Humas Pemkab Poso

Opini Anda