POSO – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah yang baru menjabat, Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja perdana ke Polres Poso pada Kamis (11/12/25). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri kepada jajaran dan unsur Forkopimda, sekaligus memastikan kesiapan personel dalam menghadapi Operasi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Sebelum tiba di Markas Komando (Mako) Polres Poso, Irjen Pol Endi Sutendi bersama Pejabat Utama Ops Madago Raya 2025 terlebih dahulu melakukan pengecekan di Poskotis Operasi Madago Raya Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan arahan penguatan kepada personel yang bertugas.
Silaturahmi dan Penekanan Tujuh Commander Wish
Setibanya di Polres Poso, Kapolda Sulteng mengawali kegiatannya dengan menjalin silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Poso, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, serta perwakilan driver ojek online dan pangkalan. Acara tersebut juga diwarnai dengan penyerahan hadiah lomba dan bingkisan kepada para driver serta sejumlah mantan warga Sulteng di halaman Mako Polres Poso.
Dalam pengarahan intinya kepada Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, dan seluruh personel Polres Poso, Irjen Pol Endi Sutendi menekankan pentingnya pelaksanaan 7 Commander Wish Kapolda Sulteng.
“Setiap anggota harus bekerja sesuai dengan 7 Commander Wish, termasuk memperteguh keimanan, penguatan soliditas, kolaborasi eksternal, peningkatan kualitas layanan, kehadiran polisi di tengah masyarakat, serta menghindari segala bentuk penyimpangan,” tegas Kapolda.
Fokus Pengamanan Nataru dan Peringatan Keras Pelanggaran
Menjelang perayaan Nataru 2026, Kapolda secara khusus menginstruksikan agar Polres Poso mempersiapkan diri secara optimal. “Tetap semangat, bekerja dengan totalitas, tegas namun selalu humanis kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda memberikan peringatan keras terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kehormatan institusi Polri. Beliau merinci sejumlah tindakan yang harus dihindari:
- Penyalahgunaan Narkoba.
- Kekerasan dan Arogansi, termasuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
- Perilaku Koruptif dan Pemerasan.
- Gaya Hidup Hedonis dan Hutang.
- Perbuatan Asusila serta penelantaran keluarga.
“Oleh karena itu, setiap anggota harus menata diri, menjadi pribadi yang lebih baik sebelum mengajak orang lain kepada kebaikan,” pungkas Kapolda. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Polres Poso untuk memperkuat komitmen dan kesiapan dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang akhir tahun di wilayah Poso.**

Opini Anda