𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- Ada yang menarik dalam performa Iwan Fals saat tampil konser musik di Lapangan Maroso Poso, Sabtu (06/08-22) pekan kemarin. Saat manggung didepan ribuan penggemarnya, musisi legenda itu menggunakan tutup kepala menyerupai blangkon.
Padahal tudung kepala bercorak batik warna biru putih yang dikenakan ternyata adalah Siga terbuat dari kain batik Poso yang merupakan bagian dari pakaian adat masyarakat Kabupaten Poso.
Oleh masyarakat Kabupaten Poso ‘Siga’ merupakan kelengkapan dari pakaian tradisional Pamona dan hanya digunakan untuk kaum pria, sedangkan Tali Bonto untuk kaum wanita.
Dibelakang layar sebelum naik panggung, tanpa menolak Iwan Fals ditawari oleh panitia untuk memakai Siga. Itu terlihat dari video yang berdurasi kurang lebih 3 menit, saat Iwan Fals dipasangkan Siga yang dilakukan oleh salah seorang Guru salah satu SMP di Tentena.


Cara mengikat Siga menurut Indra Darma Inta, dia diajari oleh sang Maestro Justinus Hokey sebelum meninggal, dari situ awalnya dia belajar cara mengikat Siga (motu,u siga Pamona-red) yang sebenarnya.
Siga yang dikenakan Iwan Fals saat konser, setidaknya sudah mengajari kita bentuk Siga yang sebenarnya, karena hingga saat ini masih terdapat atribut pakaian tradisional Pamona berbentuk bukan diikat tapi didesign khusus seperti topi, bentuknya menjulang keatas.
Paling tidak Iwan Fals telah mengajarkan kita bagaimana merawat budaya daerah Poso, untuk diwariskan kepada anak cucu kita. 𝐒𝐎𝐍

Opini Anda