MOROWALI UTARA – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, meresmikan Tugu Desa Ronta di kampung halamannya, Desa Ronta, Kecamatan Lembo Raya, pada Jumat (10/04/2026). Peresmian ini menjadi momen emosional sekaligus simbol kemajuan bagi desa setempat.
Meskipun cuaca di lokasi terpantau mendung, prosesi peresmian tetap berlangsung khusyuk dan dihadiri dengan antusias oleh puluhan warga serta tokoh masyarakat. Tugu yang mengusung desain modern dengan dominasi warna merah-putih dan sentuhan motif adat tersebut kini berdiri kokoh sebagai ikon baru Desa Ronta.
Simbol Persatuan dan Kemajuan
Dalam sambutannya, Bupati Delis menyampaikan rasa haru dapat memberikan kontribusi nyata bagi tanah kelahirannya. Ia menekankan bahwa pembangunan tugu ini bukan sekadar aspek estetika semata.
”Tugu Desa Ronta bukan sekadar monumen fisik, melainkan simbol persatuan, identitas, dan kemajuan. Saya berharap tugu ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga adat istiadat dan bersinergi membangun desa,” ujar Bupati Delis.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali Utara untuk mempercantik wilayah perdesaan tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.
Dihadiri Tokoh Penting
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat, di antaranya:
- Alno Barniat Sanampe (Kepala Dinas DP2KBP3A Morowali Utara)
- Delhok Sang Dewanto (Sekcam Lembo Raya)
- Berkat Utama Lemangga (Kepala Desa Ronta)
- Danramil Lembo, Dewan Adat, serta tokoh lintas agama.
Peresmian secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita yang dihiasi ornamen adat. Proyek tugu ini diharapkan dapat memperkuat kebanggaan kolektif masyarakat Ronta serta mempertegas identitas desa di tengah upaya pembangunan kabupaten yang lebih luas. AG
Editor: Redaksi

Opini Anda