Sejarah besar bagi umat Islam di Kabupaten Morowali Utara (Morut) akan segera terukir. Pada Ahad, 12 April 2026 mendatang, yang bertepatan dengan 24 Syawal 1447 H, untuk pertama kalinya Morut akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Haul Guru Tua (Habib Idrus bin Salim Al-Jufri) ke-58.
Giat religi yang monumental ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk membumikan kembali ajaran sang pelita dari timur di tanah Morut. Di balik persiapan matang yang tengah dikebut, sosok Hj. Warda Dg. Mamala, SE, yang menjabat sebagai Ketua DPRD Morowali Utara, muncul sebagai pilar utama yang memastikan perhelatan ini dapat terlaksana secara mandiri dan khidmat.
Khidmat di Balik Layar Sebagai seorang tokoh yang memiliki kedekatan emosional dan spiritual dengan nilai-nilai kejuangan Guru Tua, Hj. Warda dikenal memiliki karakter yang unik, berbeda dengan kebanyakan lainya. Meski beliau menjadi penyokong utama, baik secara moral maupun finansial, beliau lebih memilih bergerak dalam diam, memastikan setiap detail acara terpenuhi tanpa harus selalu tampil di depan kamera.
Bagi beliau, kesuksesan Haul perdana ini adalah bentuk pengabdian kepada guru dan sarana mempererat silaturahmi masyarakat Morut. Dukungan finansial yang beliau berikan dipandang bukan sebagai donasi pribadi, melainkan sebagai amanah jabatan dan rezeki yang harus dikembalikan untuk kemaslahatan umat.
Membangun Simbiosis Kesalehan Sosial Langkah strategis yang dilakukan Hj. Warda Dg. Mamala ini menciptakan sebuah simbiosis mutualisme yang positif bagi daerah:
• Secara Spiritual: Menghadirkan keberkahan doa dari ribuan jamaah yang akan memadati lokasi Haul.
• Secara Sosial: Menunjukkan bahwa pemimpin daerah hadir di tengah-tengah kegembiraan dan kebutuhan batin masyarakatnya.
• Secara Sejarah: Meletakkan pondasi kuat bagi tradisi Haul Guru Tua di Morut agar dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Ajakan Menjemput Berkah Dalam berbagai kesempatan persiapan, Hj. Warda senantiasa menekankan bahwa acara ini milik seluruh masyarakat Morut. “Ini adalah momentum kita bersama untuk menjemput berkah. Semoga kehadiran kita semua menjadi saksi kecintaan kita pada ilmu dan para ulama,” tuturnya dengan rendah hati.
Haul ke-58 yang akan digelar di akhir pekan ini diprediksi akan menjadi magnet spiritual yang luar biasa. Kehadiran Hj. Warda Dg. Mamala sebagai inisiator sekaligus penyokong utama telah menjadi energi positif yang menyatukan berbagai elemen panitia dan relawan untuk memberikan yang terbaik.**
Penulis Dr. Ibrahim Ismail, S. Ag., M.HI (Pimpinan Barisan Abna”ul Khairaat Poso – BAT POSO

Opini Anda