KOLONODALE – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar oleh Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara, Hj. Warda Dg. Mamala, di Lapangan Morokoa, Kolonodale, pada Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, yang disambut antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan rasa rindu yang mendalam kepada masyarakat Morowali Utara. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar agenda resmi pemerintahan, melainkan panggilan hati untuk kembali bersilaturahmi dengan warga.
“Kerinduan saya kepada masyarakat Morowali Utara sangat besar. Karena itu, meski perjalanan cukup melelahkan, saya tetap berusaha hadir di tengah-tengah kita semua,” ujar Anwar Hafid di hadapan ribuan warga.
Anwar menceritakan perjuangannya untuk sampai ke lokasi acara. Ia bertolak dari Jakarta menuju Bali, lalu langsung menuju Morowali Utara tanpa jeda istirahat yang panjang. Hal ini ia lakukan sebagai bukti komitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat.
Acara ini juga menjadi ajang berkumpulnya sejumlah tokoh penting. Selain Gubernur, tampak hadir Ketua DPD I Partai Golkar Sulteng H.M. Arus Abdul Karim, Wakil Bupati Morut H. Djira K., Sekda Morut Ir. Musda Guntur, serta unsur Forkopimda mulai dari Wakapolres Morut hingga perwakilan Kejari dan Kodim 1311/Morowali Utara.
Dari jajaran legislatif, hadir Ketua DPRD Morut Hj. Warda Dg. Mamala selaku tuan rumah, didampingi Wakil Ketua I H. Ambo Mai, anggota DPRD Morut dari berbagai fraksi, serta anggota Komisi VI DPRD Provinsi Sulteng, Safri.
Gubernur Anwar Hafid secara khusus memberikan apresiasi kepada Hj. Warda Dg. Mamala sebagai inisiator kegiatan ini. “Ini adalah kegiatan yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi. Semoga Ibu Warda selalu diberi kesehatan dan keberkahan,” tuturnya.
Pada bagian inti ceramahnya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan pesan spiritual yang mendalam. Mengutip ayat suci Al-Qur’an, ia mengajak jamaah untuk bersegera memohon ampunan Allah SWT dan menjelaskan tiga amalan utama sebagai kunci keberkahan:
Sedekah dalam Segala Kondisi: Anwar menekankan bahwa sedekah tidak perlu menunggu kaya. “Matematika Allah berbeda. Menurut manusia dua dikurang satu tinggal satu, tapi menurut Allah bisa dilipatgandakan hingga 70 kali lipat,” jelasnya.
Menahan Amarah: Di era media sosial yang penuh provokasi, ia mengingatkan pentingnya pengendalian diri agar tidak mudah terpancing emosi yang dapat merusak persatuan.
Saling Memaafkan: Ia menegaskan bahwa orang yang pemaaf memiliki derajat mulia di hadapan Allah SWT.
Kegiatan Halal Bihalal ini semakin lengkap dengan kehadiran penceramah nasional, Ustazah Angelina P.P. Sondakh, yang memberikan tausiah bagi masyarakat.
Suasana religius juga diperkuat dengan lantunan zikir yang dipandu oleh Ustaz Raja.
Melalui momentum ini, Gubernur berharap masyarakat Morowali Utara terus memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, dan senantiasa menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya rangkaian silaturahmi yang penuh khidmat tersebut. (Red)

Opini Anda