MOROWALI UTARA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 8 Unit Beteleme kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat di Desa Po’ona, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara, Senin (20/04/2026).
Dalam aksi sosial kali ini, PTPN menyasar berbagai sektor, mulai dari kesejahteraan lansia, bantuan rumah ibadah, hingga dukungan sarana pendidikan.
Secara rincinya, bantuan dana masing-masing sebesar Rp25 juta diserahkan kepada dua rumah ibadah, yakni GKST Bukit Moria Po’ona dan GSJA Rajawali Po’ona. Di bidang pendidikan, tiga sekolah turut menerima bantuan masing-masing senilai Rp5 juta, yaitu TK Bina Kasih Po’ona, SDN Po’ona, dan SMPN 2 Lembo Raya. Selain bantuan dana, PTPN juga membagikan paket sembako bagi para lansia di desa setempat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Region Head PTPN 1 Regional 8 Makassar, Misran, bertempat di Gedung BUMDes Po’ona. Agenda ini dihadiri oleh Manager PTPN 1 Unit Beteleme Rizwan Marzuki, unsur Tripika Kecamatan Lembo Raya, Kepala Desa Po’ona Dionisius Ngongo Moza, serta tokoh masyarakat dan tenaga pendidik.
Dalam sambutannya, Region Head PTPN 1 Regional 8 Makassar, Misran, menegaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menjaga keharmonisan dengan masyarakat di wilayah operasional perkebunan.
“Kehadiran kami di sini murni untuk membangun silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat Po’ona,” ujar Misran.
Lebih lanjut, ia mengklarifikasi bahwa pemberian bantuan TJSL ini tidak berkaitan dengan persoalan hukum atau administratif yang saat ini tengah berproses. Menurutnya, persoalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Po’ona, Dionisius Ngongo Moza, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pihak perusahaan. Ia juga menekankan kepada warganya bahwa bantuan ini adalah murni program sosial dan tidak mengintervensi perjuangan masyarakat yang masih berjalan.
“Kami tegaskan, bantuan ini tidak berkaitan dengan proses (perjuangan masyarakat) yang sedang berjalan. Kami sangat mengapresiasi kepedulian PTPN terhadap warga kami,” kata Dionisius.
Menutup keterangannya, Dionisius mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi sepihak atau isu-isu yang berkembang di luar. Ia memastikan pemerintah desa selalu terbuka untuk memberikan penjelasan yang akurat kepada warga.
“Jika ada yang ingin mengetahui informasi yang jelas, kantor desa maupun rumah kami selalu terbuka. Jangan sampai terpengaruh informasi yang belum tentu benar,”pungkasnya. YOKSAN

Opini Anda