MOROWALI- Indeks pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Morowali pada Tahun 2020-2021 menduduki peringkat ke 2, setelah Kota Palu berada diposisi pertama se- Sulawesi Tengah.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) 2020 dan 2021 Usia Harapan Hidup (UHH) di Kabupaten Morowali meningkat. Dimana pada tahun 2020 hanya mencapai diangka 69.18 tahun sedangkan tahun 2021 naik menjadi 69.23
Sementara Komponen Harapan lama Sekolah (HLS) juga mengalami peningkatan di tahun 2020, berada di angka 13.34 dan 2021 naik menjadi 13.35 tahun. Artinya penyelesaian sekolah siswa di Morowali mencapai perguruan tinggi semester 1.
Begitupun di komponen rata-rata lama sekolah(RLS) juga ada peningkatan, tahun 2020 9.33 tahun meningkat menjadi 9.34 di tahun2021, menandakan rata-rata siswa lulus SMA.
Dan yang terakhir komponen pengeluaran perkapita disesuaikan, juga meningkat sangat tinggi, dimana pada tahun 2020 berada di angka Rp. 10,933 Juta per tahun dan 2021 meningkat lagi menjadi Rp.11,028 Juta.
Ini merupakan capaian tinggi, sebut Kepala BPS Kabupaten Morowali Agus Paryanto, menurutnya kerja keras dari Bupati Morowali Drs.Taslim dan Wakil Bupati H.Najamudin.
“Semua karena adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, atas capaian IPM peringkat ke dua ini, tak lepas dari program Sekolah Gratis, bea siswa bagi Mahasiswa,” rinci Agus Paryanto, Kamis (27/01-22).
Dia juga mengatakan, bidang kesehatan juga mempengaruhi, terutama pelayanan kesehatan dan fasilitas yang memadai, mulai dari Puskesmas sampai RSUD.
“Semua ini hasil dari kinerja Pemerintah Kabupaten Morowali sehingga capaian IPM berada di posisi kedua se Sulawesi Tengah. Intinya makin tinggi IPM tandanya makin sejahtera,” jelasnya. Sementara katanya, Kabupaten Poso berada di tempat ke 3. WAN

Opini Anda