POSO – Wakil Bupati Poso, M. Soeharto Kandar, secara resmi membuka Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Poso Musim Haji 1447 H/2026 M. Acara yang diikuti oleh 120 jamaah calon haji (calhaj) ini digelar di Gedung Torulemba, Poso, pada Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para jamaah, mulai dari persiapan fisik dan mental hingga tata cara pelaksanaan ibadah di Tanah Suci Mekkah.
Dalam sambutannya, Wabup Soeharto Kandar menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan rukun Islam yang menuntut kesiapan total.
“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan pemahaman yang baik. Bimbingan manasik ini adalah bekal krusial agar jamaah dapat beribadah dengan tertib, benar, dan sesuai tuntunan syariat,” ujar Wabup.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Kantor Kementerian Agama Poso dengan pemerintah daerah dalam memfasilitasi kebutuhan para jamaah. Menurutnya, manasik terintegrasi ini juga menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan dan rasa kebersamaan antar sesama jamaah sebelum berangkat.
Bimbingan manasik ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Para jamaah akan menerima materi intensif yang meliputi:
- Simulasi Ibadah: Praktik tawaf, sai, dan wukuf di Arafah.
- Pembekalan Kesehatan: Tips menjaga kondisi tubuh selama di Arab Saudi.
- Manajemen Ibadah: Penguatan disiplin dan kemandirian jamaah.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Poso, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Poso, serta perwakilan pejabat urusan Haji dan Umrah dari Kota Palu dan Kabupaten Poso.
Menutup arahannya, Wabup berpesan agar para calhaj menjaga kekompakan dan fokus menyerap materi pembimbing. “Semoga seluruh jamaah diberikan kemudahan, kelancaran, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya. SON

Opini Anda