POSOLINE.COM- PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) membuka kesempatan kerja bagi kalian yang ingin bekarir di Smelter pengolahan Nikel.
Ada dua kategori pilihan untuk calon pekerja, yaitu Kategori teknikal (site) dan Kategori non teknikal (non site).
Yanita Cinta Marito Rajagukguk selaku Supervisor HR Recruitment dan People Development PT. GNI menyebutkan, perusahaannya itu membuka kesempatan kepada putera dan putri Indonesia untuk bergabung.
Untuk kategori teknikal terdiri dari Engineering, Surveyor, Ore supply dan lain sebagainya
Sementara non teknikal terdiri dari HRD, Legal, Finance, Accounting dan Tax.
“Kami mengajak putera putri terbaik Indonesia untuk bergabung,” kata Yanita dikutip TribunPalu.com dari Channel PT GNI, Senin (4/4/2022) sebagaimana dilansir Tribunpalu.com.
Bagi Anda yang tertarik menjadi bagian dari keluarga besar PT GNI, dapat mengirimkan lamaran dan CV terbaru ke email recruitment@gunbuster.co.id dengan subject jabatan atau posisi pekerjaan yang sesuai dengan keahlian.
Saat ini, PT GNI tengah mempekerjakan sekitar 5.000 tenaga kerja dan masih membutuhkan ribuan lagi.
Rekrutmen PT GNI (Gunbuster Nickel Industry) menyiapkan kuota untuk 3.600 tenaga kerja.
PT GNI memprioritaskan warga lokal untuk bekerja di perusahaan pabrik nikel yang beroperasi di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah.
Hal itu disampaikan Perwakilan Pimpinan PT. GNI Jiang Chao saat berdialog dengan Bupati Morut dr Delis Julkarson Hehi di Kolonodale.
Chao mengatakan saat ini pihaknya telah merekrut 1.600 karyawan baru.
“Ini merupakan bagian dari kontribusi kami karena sudah diberi kesempatan untuk berinvestasi di daerah ini,” ujar Chao.
Pada dialog itu Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi berterima kasih atas keterbukaan dan kerjasama pihak PT GNI dalam membuka kesempatan kerja bagi warga Sulteng, terutama warga yang berasal dari Morut.
Menurut Delis, komitmen yang disampaikan PT GNI untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal merupakan tindak lanjut dari beberapa kali pertemuan kedua pihak tersebut.(*) MS

Opini Anda