PALU, POSOLINE.COM- Pemain Timnas Witan Sulaeman saat ini tengah berada ditempat kelahirannya di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pulang kampung untuk berlibur bersama keluarga.
Pada Sabtu kemarin (08/01) telah melaksanakan pelamaran kepada Rismahani sebagai calon istrinya, dikenalnya sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.
Menurut Witan, semua yang dipersembahkan pada acara lamaran kemarin adalah adalah wujud sebuah ketulusan atas rasa cintanya kepada perempuan yang selama ini menjadi kekasihnya.
Apalagi sudah dikenalnya sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD), karena merupakan teman sekolah saat itu.
Saat melamar Witan bersama keluarganya melamar membawa seserahan berupa uang mahar sebesar Rp 250 juta, 100 kilogram beras, dan 50 kilogram gula pasir.
“Lamaran itu, saya rasa bukan masalah nilainya, tapi ini masalah tentang ketulusan saya. Kalau bicara nominal mungkin itu masih tidak ada apa-apanya. Tapi ini tentang ketulusan hati, tentang bagaimana kita menghargai budaya dan dan adat masing-masing,” ungkapnya, Minggu (09/01-22).
Sepekan berlibur akan berakhir, Witan akan kembali ke Jakarta dan selanjutnya terbang ke Eropa Tengah untuk kembali bergabung dengan klubnya Lechia Gdansk di Polandia
Kepastian dalam rencana akad nikah yang belum menentu, karena kesibukannya, makannya Witan memutuskan akan membawa istrinya ke Eropa.
“Ada rencana selesai acara pelamaran semalam, saya ingin membawa dia ke Eropa. Karena saya belum tau kapan saya akan melangsungkan akad nikahnya,” akunya. Berharap ke depan akad nikah bisa secepatnya. MM
(foto : Bola Okezone)

Opini Anda