𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi meminta Menko PMK Muhadjir Effendy perlunya validasi dan verifikasi data yang akurat antara data yang dimiliki Pemerintah Pusat dengan data yang ada di lapangan, terkait Prevelensi Stunting dan angka Kemiskinan.
Hal itu disampaikan Bupati Delis saat mengikuti kegiatan Roadshow Daring Bersama Menko PMK dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten dan Kota se- Sulawesi Tengah.
Selanjutnya, Bupati Delis yang secara terpisah mengikuti kegiatan ini secara daring menjelaskan kepada Menko PMK bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara dalam 2 tahun terakhir sudah bekerja secara maksimal dalam upaya menurunkan angka Stunting dan juga kemiskinan ekstrem.
Hal ini terbukti dari berbagai program Pemerintah Daerah seperti Morut Sejahtera yakni pemberian bantuan kepada UMKM sebesar 300 Juta Rupiah per Desa serta program Morut Gempar (Gemar Memanfaatkan Pekarangan) dimana target sasaran dari program ini merupakan Keluarga kurang mampu yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang masuk kategori Stunting atau berpotensi Stunting.
Bupati Delis juga memberikan berbagai saran kepada pemerintah pusat antara lain perlunya validasi dan verifikasi data yang akurat antara data yang dimiliki Pemerintah Pusat dengan data yang ada di lapangan. Hal ini tentu saja berkaitan dengan akurasi intervensi yang dilakukan agar tepat sasaran.
Bupati Delis juga meminta agar Pemerintah Pusat untuk dapat membantu Pemerintah Daerah dalam membangun berbagai infrastruktur jalan dan akses layanan kesehatan dalam rangka peningkatan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Hal ini dilakukan karena ada beberapa desa yang sangat terpencil yang secara geografis masih belum mendapatkan akses jalan dan akses kesehatan yang layak.
“Kabupaten Morowali Utara merupakan Daerah penyumbang pendapatan Negara yang cukup besar dari sektor tambang dan investasi tambang. Dari data yang ada, kami menyumbang 3,2 Triliun dari sektor bea cukai dan 3 Triliun lebih dari sektor pajak,” jelasnya.
Ia berharap, dengan sumbangan yang cukup besar tersebut, kami berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan dana insentif atau proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat dalam rangka percepatan penurunan Stunting dan kemiskinan ekstrem.**
(Media Kominfo Morut)

Opini Anda