POSO – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso terus memperkokoh posisinya sebagai tulang punggung energi bersih di Pulau Sulawesi. Dengan kapasitas daya mencapai 515 Mega Watt (MW), listrik yang dihasilkan oleh megaproyek ramah lingkungan ini kini telah didistribusikan secara luas oleh PT PLN (Persero) guna menopang kebutuhan energi di empat provinsi sekaligus.
Pemanfaatan potensi energi air berskala besar ini menjadi bukti nyata komitmen pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri, sekaligus mendorong transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Jaringan Distribusi Kelistrikan PLTA Poso
Berdasarkan data infografis resmi yang dirilis, pasokan daya sebesar 515 MW dari PLTA Poso mengalir melalui jaringan transmisi PLN dan bermuara di sejumlah Gardu Induk (GI) strategis di empat provinsi berikut:
- Sulawesi Tengah
- GI 150 kV Talise
- GI 150 kV Sidera
- GI 150 kV Silae
- GI 150 kV Poso
- Sulawesi Utara & Gorontalo (Wilayah Interkoneksi Utara) *
- Sulawesi Barat
- GI Topoyo
- GI Majene
- GI Mamuju
- Sulawesi Selatan
- GI 275 kV Latuppa
- GI Palopo
- Sulawesi Tenggara
- GI 150 kV Kolaka
- GI 130 kV Kendari
- GI 150 kV Lasusua
Kehadiran sistem interkoneksi ini tidak hanya menjamin keandalan suplai listrik bagi rumah tangga, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi investasi industri di seluruh daratan Sulawesi.
Melalui semangat “Bersama, Kita Bangun Sulawesi Yang Terang, Maju dan Berkelanjutan,” sinergi antara pengelolaan potensi sumber daya air dan jaringan distribusi PLN ini diharapkan mampu terus menopang roda perekonomian wilayah tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan. SON
Sumb: fb CSR Poso Energy

Opini Anda