PALU- Gubernur Rusdy Mastura pada tahun 2023 berhasil menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Tengah (Sulteng) dibandingkan tahun sebelumnya, dikutip Minggu (28/01-24).
Dimana kenaikan signifikan PAD berdampak pada pertumbuhan ekonomi tumbuh sebesar 13,06 persen, sedangkan PAD yang sebelumnya hanya Rp 900 Miliar menjadi Rp 2 Triliun.
Angka baik ini dicapai telah memasuki tahun ketiga memimpin Sulteng, dengan realisasi investasi terbesar ke 3 secara Nasional di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Selain itu, kemiskinan ekstrem berhasil diturunkan dari 3,02 persen (2022) menjadi 1,44 persen (2023), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun di angka 2,95 persen (2023) dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 3,75 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tumbuh sebesar 71,66 (2023) dari 71,01 (2022).
Lompatan tersebut di atas, bisa diraih berkat kerjasama dan dukungan semua stakeholder.
Gubernur mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus membersamai membangun daerah guna menuju Sulawesi Tengah yang lebih Sejahtera dan Maju, terlebih khusus menyiapkan Negeri Seribu Megalit ini sebagai daerah penyangga dan penopang IKN.
Diberlakukannya Undang-Undang Nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan, secara geografis Provinsi Sulawesi Tengah memiliki letak yang sangat strategis.
Posisi itu, terang gubernur, membawa harapan baru berupa kemajuan daerah dan pemerataan pembangunan.
“Semua ini bisa terwujud jika semua potensi daerah dapat dielaborasi dan dikelola dengan baik,” sebut Gubernur Rusdy Mastura.
Sumber : PPID Pelaksana Biro Administrasi Pimpinan dan dipublis oleh PPID Utama/Humas Pemprov Sulteng, Dinas Kominfosantik.

Opini Anda