POSO– Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tinombala 2025 oleh Polres Poso berhasil mengungkap beberapa kasus yang terjadi ditengah masyarakat antara lain narkoba, premanisme, perjudian dengan 15 tersangka.
Hal itu disampaikan Kapolres Poso, AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K didampingi Kasat Narkoba Polres Poso IPTU Herfian, SH. MH, saat menggelar konferensi pers, di Aula Kantor Polres Poso, pada Jumat (14/3/25).
Kapolres mengatakan, operasi Pekat Tinombala 2025 yang berlangsung selama 14 hari ini dimulai sejak tanggal 26 Februari hingga 9 Maret 2025.
Menurutnya, operasi ini bertujuan untuk menekan dan memberantas berbagai penyakit masyarakat (pekat) yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Poso.
Dalam Operasi Pekat ini, Polres Poso menargetkan beberapa sasaran utama, seperti kejahatan premanisme, prostitusi, pornografi, perjudian, peredaran minuman keras (miras), bahan peledak (handak), narkoba, serta petasan/mercon.
Dalam rincian hasil operasi yang disampaikan Kapolres, Polres berhasil 1 kasus prostitusi, dengan 1 orang tersangka, premanisme 1 orang tersangka, kasus narkoba 1 orang tersangka dengan barang bukti 1,2 gram sabu-sabu, 1 kasus peredaran minuman keras (Miras) dengan 1 orang tersangka dengan barang bukti : 1 dos isi 12 botol bir bintang, 1 jergen isi 25 liter miras jenis cap tikus, geng motor di amankan sebanyak 15 orang tersangka.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Operasi Pekat Tinombala 2025 ini yang merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Polres Poso dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyakit masyarakat yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Poso. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegas Kapolres Poso.
Dalam kesempatan ini, Kapolres Poso juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam tindak kejahatan, berperan aktif menjaga keamanan, mendukung pihak kepolisian dan melaporkan ketika melihat hal-hal yang mencurigakan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, melaporkan kegiatan yang mencurigakan kepada pihak berwajib, berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan mendukung upaya Polres Poso dalam memberantas penyakit masyarakat”. Pungkas Kapolres.
Dengan demikian, Polres Poso berharap dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Poso, serta memperkuat kerjasama dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. PL

Opini Anda