π£π’π¦π’πππ‘π.ππ’π - Bertahun-tahun warga Masamba Rampi di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan yang berbatasan dengan Bada, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, tidak diperhatikan Pemkab Luwu Utara.
Pembangunan dan akses jalan menuju Rampi selama ini tidak diperhatikan. Warga harus bekerja sendiri secara gotong royong untuk memperbaiki akses transportasi sebagai jalur distribusi hasil panen.
Oleh karena itu, warga Rampi telah menyatakan sikap memilih bergabung dengan Kabupaten Poso, Sulteng.
Hal ini ditegaskan tokoh masyarakat Rampi, Karel Sinta. Untuk mewujudkan bergabungnya Rampi dengan Poso, maka warga bergotong royong selama lima hari dari 2 hingga 6 Mei 2022, membuka akses jalan Rampi-Bada.
Seperti dilansir dari media Pedomanrakyat.com, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulawesi Selatan di bawah komando Rusdi Masse Mappasessu merespons cepat aspirasi warga Kecamatan Rampi, Luwu Utara, tentang kondisi jalan yang rusak parah.
Persoalan jalan yang dikeluhkan warga Rampi tengah menjadi polemik dan ramai menjadi pembicaraan. Warga setempat yang kecewa jalan tak kunjung diperbaiki bahkan sampai melontarkan wacana agar Rampi dipindahkan jadi wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
NasDem merespons dengan menurunkan sejumlah alat berat, antara lain, 6 unit eksapator, 2 unit dozer, 1 unit Vibro, 1 unit Loader, dan 8 unit truck. Alat berat itu dikerahkan untuk memperbaiki akses jalan dari Masamba, ibu kota Lutra, ke Rampi.
βHari ini kita langsung perintahkan siapkan alat berat untuk turun ke lokasi. Ini adalah gerakan politik kemanusiaan NasDem Sulsel,β kata Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse, melalui sambungan WhatsApp, pada Jumat (13/5/2022).
Tak sampai di situ, selain Rusdi Masse akan menurunkan alat berat, kader NasDem Se-Sulsel juga membuka donasi secara internal untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) selama di sana. Termasuk sembako untuk warga di Rampi, Luwu Utara.
βHari ini sampai beberapa hari ke depan, kader NasDem khususnya di Luwu Utara berkantor di Rampi. NasDem turun menjawab kebutuhan masyarakat,β kata RMS ditemani Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif.
Salah satunya yang diperlihatkan Ketua DPD NasDem Luwu Utara, Putri Dakka. Ia akan mempersiapkan 5000 liter BBM untuk operasional tim NasDem nantinya. βTermasuk fasilitas apa yang dibutuhkan para tenaga kerja di sana, kami sediakan,β tambah Putri Dakka.
Sejatinya RMS dan Syaharuddin Alrif sedang umrah di tanah suci Mekkah. Namun, mendengar ada keluhan masyarakat, RMS langsung memerintahkan kader menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Ditambahkan Syaharuddin Alrif, kader NasDem tidak boleh hanya hadir saat pemilu dan pilkada. Menurutnya, kader tidak boleh hanya hadir saat mencari suara.
βTapi Nasdem harus hadir mendengarkan aspirasi masyarakat, harus hadir mengawal aspirasi dan kebutuhan masyarakat,β demikian Wakil Ketua DPRD Sulsel itu.**

Opini Anda