POSO โ Di sela kesibukan agenda politik yang kian padat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Poso, Darmawan Lyanto tetap tampak tenang. Bagi pria yang akrab dengan dunia otomotif dan olahraga gowes ini, politik bukanlah sekadar perebutan kursi, melainkan sebuah pengabdian yang butuh stamina dan ketepatan strategiโpersis seperti hobi yang ia tekuni: bersepeda.
Kini, nama Darmawan mencuat sebagai kandidat kuat yang siap membawa energi baru bagi partai berlambang pohon beringin di Kabupaten Poso.
Darmawan bukanlah pemain baru yang muncul tiba-tiba. Di luar gedung DPRD Poso, ia adalah seorang pengusaha bertangan dingin. Darmawan dikenal sebagai pemilik lini bisnis kuliner besar yang sukses menarik minat masyarakat.
Kombinasi antara ketegasan seorang politisi dan insting tajam seorang pengusaha membuatnya dipandang sebagai sosok yang mampu mengelola organisasi secara profesional. Pengalamannya mengelola bisnis dari sektor otomotif hingga kuliner menjadi modal kuat untuk membawa tata kelola partai ke arah yang lebih modern dan mandiri secara ekonomi.
Filosofi Bersepeda dalam Politik
Jika ingin melihat sisi lain dari Darmawan, tengoklah saat ia sedang berada di atas sadel sepeda. Sebagai pegiat olahraga bersepeda, ia memahami betul arti konsistensi dan daya tahan.


“Bersepeda mengajarkan kita kapan harus memacu kecepatan dan kapan harus menjaga ritme agar sampai ke garis finis,” ujar salah satu kerabat dekatnya menggambarkan etos kerja Darmawan. Filosofi ini pulalah yang ia terapkan dalam karier politiknya; ia bertahan dua periode di parlemen dengan suara signifikan berkat kedekatannya dengan akar rumput.
Pencalonannya dalam Musda yang akan digelar pada 29-30 Desember 2025 mendatang bukan tanpa alasan. Dukungan dari sejumlah Pimpinan Kecamatan (PK) terus mengalir. Mereka menginginkan sosok yang energik, murni dari kader internal, dan memiliki jaringan luasโkriteria yang melekat pada diri Darmawan.
Bagi para pendukungnya, Darmawan adalah representasi pemimpin masa kini: muda, mapan secara finansial, dan aktif di berbagai organisasi sosial. Ia tidak hanya menawarkan janji, tapi rekam jejak nyata, mulai dari aksi sosial saat pandemi hingga keberpihakannya pada kebijakan publik di Komisi III DPRD Poso.


Dengan persiapan yang matang, Darmawan Lyanto kini siap “mengayuh” partainya menuju arah yang lebih progresif. “Sebagai kader, saya nyatakan siap maju sebagai Ketua DPD Partai Golkar Poso. Saatnya kader muda diberi ruang untuk berinovasi memimpin partai ini,” tegasnya mantap.
Akankah semangat “pedal” dan visi modern Darmawan mampu meyakinkan para pemegang suara di akhir Desember nanti? Panggung Musda XI akan menjadi saksi sejarah baru bagi Golkar Poso. SON

Opini Anda