POSOLINE.COM- Koordinator Penanganan Dampak Keliling Danau dari pihak PT. Poso Energy Agus Syamsi mengatakan, telah merealisasikan dengan memberikan kompensasi bagi warga akibat dampak luapan danau.
Menurutnya, sejak Juli sampai Desember 2021, PT. Poso Energy telah merealisasikan kewajibannya
memberikan kompensasi terhadap sawah yang tergenang di 16 desa serta ternak kerbau dan sapi yang mati di ladang gembala di desa Tokilo.
Kata Agus, sebelumnya dilakukan proses verifikasi lapangan, dimana petugas dari PT. Poso Energy bersama pemilik/penggarap sawah didampingi PPL desa setempat melakukan pengukuran faktual terhadap luasan sawah yang terdampak.
Selanjutnya hasil verifikasi setiap
desa mendapatkan persetujuan dari Kepala Desa untuk dilakukan proses serah terima kompensasi yang bertempat di desa masing-masing dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat dan petugas PPL.
“Tercatat progress telah mencapai 82,5 % atau 16 Desa dari total 18 Desa pada 4 Kecamatan yang berada disekeliling Danau Poso yang menerima
kompensasi,” sebut Agus, Sabtu 25/12-21.
Sebut Agus, ada mediasi perusahaan dan warga Desa Tindoli, Tolambo dan Tokilo dibantu oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso di Desa Tindoli Juli lalu.
Dari mediasi tersebut katanya, disepakati pemberian kompensasi untuk sawah yang tergenang berupa 10 Kg. beras per are ( satu kali musim tanam).
“Sedangkan nilai kematian kerbau dan sapi yakni 6 juta kerbau indukan, 5 juta kerbau dewasa, 3.5 juta kerbau anakan, 5 juta sapi indukan dan 2.5 juta sapi anakan,” ungkapnya.
Tercatat, jumlah desa yang telah menerima kompensasi Kecamatan Pamona Tenggara terdiri dari Desa Tolambo, Tindoli dan Tokilo (kematian kerbau dan sapi) serta Desa Korobono (denda kerusakan kebun akibat kerbau).
Kecamatan Pamona Selatan terdiri dari Desa Pasir Putih, Boe, Bancea dan Panjo; Kecamatan Pamona Barat terdiri dari Taipa, Salukaia, Uranosari, Toinasa dan Meko 18 %
Kecamatan Pamona Puselemba terdiri dari Desa Mayakeli, Buyumpondoli, dan Peura 74 %. Sedangkan 3 desa yang belum menerima dan belum 100 % sampai saat ini masih berjalan proses mediasi dan verifikasi di Desa Pamona, Dulumai dan Meko.
Dirinya juga mengatakan, untuk pemberian kompensasi ini merupakan program jangka pendek tahap 1, adapun program jangka panjang akan dibicarakan lagi bersama tim mediasi Pemkab Poso.**

Opini Anda