JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IV dari Fraksi Partai Demokrat, Ellen Esther Pelealu, mendesak Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempertimbangkan secara serius rencana investasi pembangunan pabrik pengolahan kakao di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Desakan ini disampaikan Ellen saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak Kementerian Pertanian baru-baru ini.
Ellen Pelealu menyoroti potensi besar Kabupaten Poso sebagai salah satu sentra kakao dengan kualitas unggulan dan dikelilingi oleh kabupaten-kabupaten penghasil kakao lainnya.
Menurutnya, pembangunan pabrik di wilayah tersebut adalah langkah krusial untuk mengoptimalkan potensi komoditas lokal.
“Poso adalah daerah dengan penghasil kakao yang cukup tinggi. Kami berharap pabrik ini bisa dibangun di Kabupaten Poso untuk mengoptimalkan potensi kakao yang siap didukung pemerintah daerah beserta Gapoktan terkait rencana investasi ini,” ujar Ellen.
Ia menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur dan dukungan kelembagaan di tingkat petani sudah matang.
Pemerintah daerah Poso disebut telah menyiapkan lahan, infrastruktur, regulasi, serta kelembagaan petani melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk mendukung penuh investasi pabrik pengolahan tersebut.
Realisasi pembangunan pabrik kakao ini dinilai penting tidak hanya sebatas untuk menyerap hasil produksi kakao lokal, tetapi juga untuk memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Langkah ini dinilai penting bukan hanya untuk menyerap produksi kakao lokal, tetapi juga untuk meningkatkan nilai tambah di wilayah sentra produksi dan memperkuat kesejahteraan petani,” tegas Ellen dikutip dari laman Facebooknya, Rabu 3 Desember 2025. SON

Opini Anda