𝐏𝐎𝐒𝐎- Cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang telah mengguncang sebagian wilayah di Kabubaten Poso, Tojo Unauna, Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada bulan Juni 2024.
Kejadian cuaca buruk ini menyebabkan pemadaman listrik yang melibatkan beberapa desa dan pemukiman warga di kabupaten Poso, Tojo Una-Una (Touna) dan kabupaten Morowali Utara (Morut).
Kejadian cuaca buruk ini berdampak pada pemadaman listrik di wilayah kerja ULP Poso sebagian Kabupaten Poso, Tojo Una-Una (Touna) dan Morowali Utara (Morut).
Pihak UID Suluttenggo UP3 Palu ULP Poso dalam menghadapi kondisi ini, PT PLN (Persero) ULP Poso imbau masyarakat pohon tumbang menimpa jaringan listrik.
Menanggapi hsl itu Kepala PT PLN ULP Poso Abdullah Umar mengatakan, akibat dari hujan lebat yang disertai angin kencang, terjadi kerusakan pada infrastruktur listrik di beberapa daerah.
“Banyak pohon yang tumbang dan merusak jaringan listrik, menyebabkan gangguan dan pemutusan pasokan listrik bagi penduduk setempat,” jelas Umar, dihubungi Kamis (20/06-24).
Kata Umar, pihak langsung memberikan respon cepat untuk mengatasi situasi darurat ini dengan segera mengirimkan tim pemeliharaan dan perbaikan ke lokasi-lokasi terdampak. Pihaknya terus berjuang maksimal untuk memperbaiki jaringan listrik yang rusak dan mengembalikan pasokan listrik secepat mungkin.
Tetkait dengan hal itu, sebutnya, Ia mengajak pelanggan untuk ikut serta dalam membantu memantau kondisi sekitar mereka.
“Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang membahayakan jaringan listrik. Laporan tersebut dapat disampaikan melalui Kantor PLN ULP Poso ataupun melalui Call Center PLN 123,” ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam pelaporan pohon-pohon yang membahayakan jaringan listrik.
Selain itu pihak PLN meminta kepada seluruh pelanggan kami untuk bersama-sama berperan aktif dalam menghadapi situasi ini dengan melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang dapat mengancam jaringan listrik disekitar mereka.
Menurutnya, partisipasi ini sangat membantu kami dalam meningkatkan responsifitas kami dalam menangani pemadaman listrik dan juga meningkatkan keselamatan bagi masyarakat.
Namun diakuinya, pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem ini berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dalam penggunaan peralatan elektronik dan ketergantungan pada pasokan listrik.
“Serta komitmen para teknisi untuk melakukan upaya maksimal guna memulihkan pasokan listrik dan memastikan kenyamanan serta keamanan masyarakat di wilayah terdampak,” jelas Umar. PL

Opini Anda