POSO — Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Poso, Tojo Una-Una (Touna, dan Morowali Utara Morut), Sulawesi Tengah, sepanjang Mei 2026.
Akibatnya, sejumlah infrastruktur kelistrikan mengalami kerusakan parah akibat tertimpa pohon tumbang, yang memicu pemadaman listrik di beberapa desa dan permukiman warga.
Merespons situasi darurat tersebut, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu, khususnya Unit Layanan Pelanggan (ULP) Poso, langsung bergerak cepat. Tim pemeliharaan dan teknisi lapangan segera diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan perbaikan jaringan demi memulihkan pasokan listrik secepat mungkin.
Manager PT PLN (Persero) ULP Poso, Satria Restu Aji Wicaksono, menekankan pentingnya kolaborasi antara PLN dan masyarakat dalam mempercepat proses penanganan di lapangan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk bersama-sama berperan aktif dalam menghadapi situasi ini dengan melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang dapat mengancam jaringan listrik di sekitar mereka,” ujar Satria.
Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif warga sangat krusial untuk meningkatkan responsivitas tim PLN di tengah cuaca ekstrem, sekaligus demi menjaga keselamatan masyarakat setempat.
Warga yang menemukan adanya potensi bahaya seperti pohon yang mendekati kabel listrik dapat langsung melapor melalui Kantor PLN ULP Poso atau memanfaatkan layanan Call Center PLN 123.
Meskipun pemadaman ini sempat mengganggu aktivitas sehari-hari warga yang bergantung pada pasokan listrik, PT PLN (Persero) ULP Poso menegaskan komitmen penuh mereka.
Upaya maksimal akan terus dilakukan di lapangan guna memastikan kenyamanan dan keamanan pasokan energi listrik bagi seluruh masyarakat di wilayah terdampak kembali normal. SON





Opini Anda