POSO– Gelaran bertajuk Bhayangkara Poso Overland 2026 resmi dibuka di objek wisata Telaga Tambing, Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, pada Jumat (7/8/2026). Event regional ini diselenggarakan untuk memeringati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Mengusung tema “Jejak Seribu Megalith Menyusuri Pesona Danau Poso”, kegiatan tersebut diikuti oleh 130 peserta yang terbagi ke dalam 17 tim offroad. Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi, seperti Palu, Luwu Timur, Palopo, Soroako, Polman, Morowali, hingga Parigi.
Sejumlah pejabat tinggi turut menghadiri acara pembukaan. Di antaranya Kepala Karo Logistik Polda Sulteng Kombes Pol. Stefanus Michael Tamuntuan, Kabid TIK Polda Sulteng Kombes Pol. Heni Agus Sunandar, Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar, serta Asisten I Setda Kabupaten Poso Alfret Suangga yang hadir mewakili Bupati Poso. Jajaran Forkopimda dan anggota DPRD Poso juga tampak hadir memeriahkan pembukaan event tersebut.
Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kabupaten Poso, Alfret Suangga, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah daerah, dan komunitas otomotif. Menurutnya, Bhayangkara Poso Overland 2026 bukan sekadar arena uji adrenalin.
“Event ini menjadi sarana strategis untuk mempromosikan destinasi unggulan seperti Telaga Tambing dan Danau Poso, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata,” ujar Alfret.
Sementara itu, Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar menyampaikan pesan khusus dari Kapolda Sulteng agar seluruh peserta dan panitia menerapkan prinsip “Zero Accident” selama penjelajahan. Ia menggarisbawahi bahwa semangat kebersamaan dan kekeluargaan harus dijadikan kunci utama dalam menghadapi setiap tantangan rute di lapangan.
Tidak hanya fokus pada kegiatan otomotif, kepedulian sosial juga ditunjukkan panitia melalui pembagian bantuan sosial (baksos) kepada warga kurang mampu di Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara.
Pelepasan peserta secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Poso. Ekspedisi selama tiga hari (7–9 Agustus 2026) ini akan melintasi rute eksotis yang mencakup Lembah Napu, Wilayah Doda, Mako Polres Poso, dan berakhir di Objek Wisata Danau Poso, Tentena.
Seluruh rangkaian pembukaan diawasi ketat dan diamankan oleh personel Polsek Lore Utara sehingga acara berlangsung aman, tertib, serta lancar.
Ketua Panitia sekaligus Kasat Intelkam Polres Poso, AKP La Ode Muhamad Aludin, mengutarakan rasa syukurnya atas tingginya antusiasme para peserta yang hadir.
“Alhamdulillah, Bhayangkara Poso Overland 2026 telah resmi dibuka. Tema ‘Jejak Seribu Megalith’ dipilih karena kami ingin mengangkat identitas budaya serta pesona alam Poso ke tingkat internasional. Melalui aksi bakti sosial di Desa Watumaeta, keberadaan Polri dan komunitas offroad diharapkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas AKP La Ode Muhamad Aludin.
Ia menegaskan bahwa keselamatan serta kemitraan dengan masyarakat menjadi fokus utama panitia.
“Sesuai arahan Kapolres dan Kapolda Sulteng, prioritas mutlak kami adalah Zero Accident. Kami mengapresiasi sinergi penuh dari Pemkab Poso dan Polda Sulteng. Event ini membuktikan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga merawat kemitraan dengan masyarakat dan memperkenalkan potensi wisata Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Menutup keterangannya, AKP La Ode mengimbau seluruh peserta untuk tetap mengutamakan sportivitas dan keselamatan.
“Kepada para peserta, nikmati keindahan alam Poso, jaga kekompakan, dan utamakan keselamatan. Mari kita buktikan bersama bahwa Poso adalah destinasi wisata yang aman, nyaman, dan ramah,” pungkasnya. SON

Opini Anda