MOROWALI UTARA — Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus memimpin pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional dan pelaksana di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara pada Senin (22/06/2026).
Dalam prosesi tersebut, sebanyak 399 orang CPNS resmi diangkat menjadi PNS penuh, sementara 22 orang lainnya diambil sumpahnya untuk menduduki jabatan fungsional dan jabatan pelaksana yang baru.
Turut hadir dalam agenda penting ini:
- Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara, Ir. Musda Guntur, MM.
- Anggota DPRD Morowali Utara, Mochamad Arief Ibrahim.
- Kasubsi I Kejari Morowali Utara, Agil Tamara, SH (mewakili Kajari).
- Kapolsek Petasia, IPTU Theodorus Risupal, S.H., M.A.P. (mewakili Kapolres).
- Serma Alimuddin (mewakili Danramil Petasia).
ASN Adalah Panggilan Melayani, Bukan Mengejar Kekayaan
Dalam sambutannya, Bupati Delis memberikan ucapan selamat kepada seluruh aparatur yang baru saja diambil sumpahnya. Namun, ia juga memberikan catatan tebal mengenai hakikat dasar menjadi seorang abdi negara.
Bupati menegaskan bahwa profesi ASN pada hakikatnya adalah profesi pengabdian. PNS bukanlah jalur profesi yang tepat jika orientasi utamanya adalah untuk menumpuk harta materi.
”Jangan pernah bercita-cita menjadi kaya dari profesi ini. Profesi ini adalah profesi pengabdian sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Namun percayalah, setiap pelayanan dan kebaikan yang diberikan kepada masyarakat akan menjadi ladang amal yang kelak mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegas Bupati Delis.
Ia meminta seluruh ASN untuk selalu menjaga kehormatan profesi, menjunjung tinggi integritas, serta menjadikan tugas pelayanan sebagai bentuk ibadah nyata kepada masyarakat dan daerah.
Perkuat Merit System dan Digitalisasi Pemerintah
Selain menuntut integritas, Bupati Delis juga mengingatkan para ASN agar tidak cepat berpuas diri. Di era modern, semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learning) dan kemampuan adaptasi teknologi adalah harga mati bagi seorang aparatur sipil.
Untuk mendukung iklim kerja yang sehat dan transparan, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berkomitmen penuh dalam memperkuat penerapan merit system dan digitalisasi pemerintahan.
Penerapan ini diwujudkan melalui:
- Pengembangan E-Office: Mempercepat birokrasi dan pelayanan publik berbasis digital.
- Optimalisasi Talent Pool: Memastikan penilaian kinerja dan promosi jabatan dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan produktivitas pegawai, bukan faktor subjektif.
Di akhir arahannya, Bupati Delis mengajak seluruh ASN, baik yang baru diangkat maupun yang mendapat amanah jabatan baru, untuk langsung tancap gas memberikan kontribusi terbaiknya demi kemajuan Kabupaten Morowali Utara.
”Jadikan profesi ini sebagai sebuah kehormatan untuk melayani masyarakat, daerah, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Teruslah memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan jangan pernah berhenti belajar,” pungkasnya. AG

Opini Anda