πππππ- Moment HUT ke 10 Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang dikemas sebagai pesta rakyat, pesta yang menyita perhatian masyarakat selama 3 hari sangat berdampak positif bagi kemajuan daerah yang berusia 1 dekade.
Tak ketinggalan berbagai macam produk unggulan menghiasi stand-stand, termasuk aneka kuliner hasil tangan-tangan terampil ikut meriahkan hari jadinya kabupaten hasil pemekaran Morowali.


Salah satu stand menarik dikunjungi adalah produksi olahan berada dari tanaman Sorgum yang diracik menjadi minuman hangat.
Media ini mencoba seperti apa rasanya?, waah ternyata seperti kopi yang berasal dari tanaman sorgum ini, begitu nikmat serta dapat memanjakan lidah para penikmat kopi dengan cita rasanya dan menyimpan aroma khas.
Dilansir dari laman Sorgum.id tanaman satu ini dapat diolah dengan berbagai jenis bahan seperti beras sorgum, tepung sorgum, sirup, kecap, bio etanol, bio mass, hingga pakan ternak.
Tanaman yang berbentuk biji-bijian ini dapat juga bermanfaat untuk kesehatan diantaranya, mengurangi peradangan, mencegah kanker dan aman dikonsumsi pengidap penyakit celiac.
Dan tanaman sorgum tumbuh diberbagai suhu dan iklim apapun, sekali tanam masa panennya sampai tiga kali.
Ditemui, Laxmi Lanasir, S.Sos, MM selaku pencetus dan penggagas tanaman Sorgum dan juga sekarang menjabat sebagai ketua Lembaga Ketahanan Pangan Naroso (LKPN) Kabupaten Morowali Utara mengatakan, olahan sorgum sudah berjalan sejak awal Agustus 2022 sampai sekarang.
Ia menjelaskan, saat ini sudah membina sebanyak 60 kelompok tani sorgum yang tersebar di 10 kecamatan se-kabupaten Morowali Utara dan 10 UMKM/IKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman serta kerajinan.
Tidak sebatas itu, kami juga telah memfasilitasi bibit kepetani agar bisa ditanam.
“Ke-depannya dengan hadirnya program yang digagasnya, para pelaku UMKM dan IKM bukan hanya sebatas menanam tapi kedepannya bisa menikmati serta dapat merubah ekonomi para petani agar bisa sejahtera,” harap Laxmi Lanasir., ditemui, Selasa (24/10-23). πππ

Opini Anda