𝐏𝐀𝐋𝐔- Seira J. Liante pelajar dari SMA GKST 2 Tentena terpilih pembawa baki pada upacara penurunan bendera, Hari Kemerdekaan ke 78 Republik Indonesia (RI) di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Kamis (17/08-23).
Momentum 17 Agustus ini, merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Indonesia, tertama bagi pelajar yang menjadi Pasukan Pengibar Brndera Pusaka (Paskibraka) dari Tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan sampai ke tingkat Nasional.
Keberadaan pelajar asal SMA GKST 2 Tentena menjadi perwakilan Kabupaten Poso ke tingkat Provinsi Sulteng, Seira J. Liante bersama Marchelino Tandawuya pelajar asal SMAN 1 Poso.


Upacara yang dipusatkan dihalaman kantor Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pengibaran bendera merah putih, sedangkan upacara penurunan, Wakil Gubernur Sulteng Ma’Mun Amir bertindak sebagai Inspektur upacara.
Rasa bangga atas suksesnya upacara penurunan bendera merah putih, dimana pada pelaksanannya semua berjalan baik dan lancar tanpa kesalahan.
Kepala Sekolah SMA GKST 2 Tentena, Leo Meranga ikuti bersama keluarga mendampingi Seira yang menjadi duta dari Kabupaten Poso, memberi kan apresiasi kepada muridnya.
“Seira merasa gugup namun dengan keyakinan yang besar proses penurunan bendera berjalan dengan lancar,” kata Kepsek Leo Meranga, menceritakan prosesi upacara tersebut.
Leo menceritakan, dirinya bersama keluarga cukup gugup ketika Seira diminta untuk menjadi pembawa baki saat penurunan bendera. Sebab oleh Panitia Paskibraka.
“Sebab penentuan pembawa baki disampaikan saat waktu yang sangat dekat. Ini untuk menjaga kesiapan. Sehingga kami semua cukup tegang,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, syukur kepada Tuhan, bahwa proses ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh Paskibraka melaksanakan tugas dengan luar biasa dan Seira dapat menjalankan tugas dengan sangat baik. Ini merupakan kebanggaan bagi kami tentunya.
Selain Leo, rasa bangga juga datangnya dari keluarga yang ikut terutama kedua orang tua Seira. Yordan Liante ayah dari pelajar Seira yang sangat mengetahui benar pemusatan saat latihan.
“Sebagai orang tua, kami mengikuti dan mendampingi, sehingga tahu betul bagaimana kerasnya latihan yang harus dilalui. Dan hari ini, semua terbayar lunas. Semoga apa yang sudah ia lalui ini akan membuka jalan bagi Seira untuk melanjutkan pendidikannya sesuai dengan yang ia cita-citakan,” jelas Yordan Liante. 𝐒𝐎𝐍

Opini Anda