𝐏𝐀𝐋𝐔- Peran perempuan di era digital tidak cukup hanya berperan sebagai ibu rumah tangga (domestik) tetapi perempuan juga dituntut agar mampu berperan di luar rumah seperti melakukan usaha keluarga maupun sebagai perempuan karier.
Hal tersebut dikemukakan Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt. saat menjadi pembicara tamu di Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda (Itkesbis Graha Ananda) di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (30/05-23).
Mengambil tema Kepemimpinan Perempuan di Era Society 5.0, Febriyanthi menjelaskan jika Society 5.0 adalah konsep yang menggabungkan teknologi digital dan fisik untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, lebih berkelanjutan, dan lebih inklusif.
“Era digital baru ini proses globalisasi dan evolusi berjalan dengan sangat cepat seperti Internet of Thing (IoT) kemudian Artificial Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan. Konsep society 5.0 menjadikan peranan manusia sebagai pelaku utama di setiap kegiatan dan berkolaborasi dengan teknologi digital, dimana manusia perlu memiliki kecakapan berpikir, kemampuan berkomunikasi, kreatif, kritis, dan mampu kerja tim,” jelasnya.
Karena itu lebih lanjut Febriyanthi memaparkan, pemimpin wanita yang sukses di era Society 5.0 adalah mereka yang membangun kepercayaan diri dan keyakinan pada keterampilan kepemimpinan, berjejaring dan bekerja dengan orang-orang yang memiliki visi dan nilai yang sama, memimpin dengan empati dan kebijaksanaan serta Rutin memperbarui pengetahuan dan keterampilan.
Pihak institut dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Febriyanthi yang memberi materi menyiapkan para generasi muda khususnya kaum perempuan menghadapi kemajuan jaman.
Ucapan terima kasih tersebut diwujudkan dalam bentuk piagam terima kasih. (Ryo/Uli/SKM)

Opini Anda