𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UIW Suluttenggo) Johanes Alvilla Ari Dartomo mengatakan untuk kebutuhan daya listrik di Morowali Utara surplus 5 Megawatt (MW).
“PLN dapat memproduksi listrik dari PLTA sebesar 17 MW, sementara kebutuhan listrik di Morowali Utara hanya sebesar 12 MW dan surplus 5 MW,” jelas GM PLN Suluttenggo Johanes Alvilla Ari Dartomo, saat pertemuan dengan Bupati Morut Delis Julkarson Hehi, Rabu (05/03-23).
Kata Johanes, kalau terjadi pemadaman listrik, hal itu lebih banyak disebabkan gangguan jaringan, seperti pohon tumbang yang menimpa sepanjang jaringan listrik. Ini menyebabkan terjadi pemadam listrik tanpa pemberitahuan lebih dulu.
Ke depan kata GM PLN Sulutenggo Johanes, saat ini pihaknya tengah membangun jaringan Sutet, dipastikan bisa selesai akhir 2023 ini. Tahun depan 2024 kebutuhan listrik untuk daerah Morowali Utara terpenuhi akan berjalan normal.
Saat ini katanya, untuk program jangka pendek, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 40 Miliar untuk perbaikan jaringan listrik. Sedangkan untuk program jangka panjang PLN Sulutenggo akan membangun jaringan sutet yang terkoneksi dengan jaringan Sulselbar.
Menurutnya, meningkatkan kualitas jaringan listrik seperti penggantian kabel dengan diameter yang lebih besar, ini nantinya meminimalisir terjadinya pemadaman.
“Program tuntasnya yaitu dengan terselesaikannya transmisi dan gardu induk yang ada di Morowali Utara, itulah kunci kestabilan dan surplus daya listrik,” ungkapnya. JM/ 𝗦𝗢𝗡

Opini Anda