𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso berhasil mempertahankan status Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang sudah berbasis digital pada tahun 2022.
Hal ini terungkap dalam High Level Meeting (HLM) dan Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sulawesi Tengah yang dihadiri oleh Bupati Poso, dr. Verna Inkiriwang, di Hotel Danau Poso, Rabu (08/03-23).
Dalam rapat tersebut, Bupati Poso juga menyatakan, pemerintah daerah harus merespon bergesernya pola masyarakat yang cenderung memanfaatkan aplikasi digital. Hal ini penting dilakukan untuk mengoptimalkan tren ekonomi digital yang semakin berkembang di tengah pandemi COVID-19.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah dan dukungan Kemendagri RI dalam mendukung implementasi dan realisasi program dari roadmap TP2DD yang telah disusun oleh masing-masing pemerintah daerah.
Lebih lanjut, beberapa langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, diantaranya adalah dengan memperluas kanal pembayaran yang tersedia, seperti pembayaran menggunakan kartu, mobile banking, atau dompet digital melalui QRIS. Selain itu, perluasan digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
“Dengan dukungan dari Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta kolaborasi berbagai pihak, termasuk Perbankan RKUD, pemerintah daerah berharap implementasi program TP2DD dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Gusri Wantoro, Analis Kebijakan Ahli Muda (Direktorat Pendapatan Daerah, Kementrian Dalam Negeri), Ni Putu Myari Artha S.STP, M.Si, Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Prov. Sulawesi Tengah, Drs. Aswin M,Si, Pimpinan PT. Bank Sulteng selaku Bank RKUD, Anggota TP2DD dari masing-masing Kabupaten/Kota/Provinsi Sulawesi Tengah serta tamu undangan yang hadir. (PROKOPIM)

Opini Anda