𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠 – Baru berjalan 14 hari paskah di buka langsung oleh Komandan Korem (Danrem)132/Tdl, Brigjen TNI Toto Nurwanto, kegiatan Serbuan teritorial (Serter) TNI Korem 132 Tadulako, Kodam XIII/Mdk tahun anggaran 2022,di pusatkan di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, ternyata menadapat apresiasi tinggi dari masyarakat.
Seperti masyarakat Desa Tangkura, Desa Padangembara dan Desa Taunca Kecamatan Poso Pesisir Selatan, menyatakan rasa syukurnya dan terima kasih kepada pihak TNI yang berhasil merehab jembatan gantung yang menyambungkan kedua wilayah tersebut.
“Jembatan ini gantung ini sudah lama terbengkalai, setelah bapak bapak TNI jembatan kami sdh bisa di gunakan lagii, sehingga usaha perekonomian kami seperti berlandang makin lancar” uangkap warga kepada media ini.
Seperti juga di ungkapkan warga di desa Dewua dan Sangginora, turut merasa bahagia akan proses pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan kedua desa tersebut. Karena dengan adanya jembatan gantung itu akan memudahkan warga serta anak anak pelajar saat melakukan aktivitas.
“Jembatan ini sudah selesai, kami ke sekolah sudah akan lebih dekat. Kalau lewat jalan trans kami terkadang lambat Krn harus berjalan lebih jauh” ungkap sejumlah pelajar, saat menyaksikan proses pembangunan jembatan gantung pada kegiatan Serbu teritorial, Senin (19/09/2020).
Disampaikan Koordinator pembangunan jembatan gantung desa Dewua – Sangginora, serta pembangunan rehabilitasi jembatan Gantung Desa Tangkura – Padang lembara, Mayor (Inf) Asrar, untuk pembangunan jembatan di desa Dewua – Sangginora sudah mencapai 60 persen, sementara rehabilitasi jembatab gantung desa Tangkura- Padanglbara sudah mencapai 98 persen.
Selain program pembaguinan dan rehablitasi dua jembatan yang sangat diapresiasi masyarakat, kegiatan Serbu teritorial oleh TNI, diprogramkan pembaginan dan rehablitasi untuk rumah layak huni untuk 20 Warga miskin yang ada di wilayah kecamatan Poso Eaisir bersaudara.
Dimana rehabilitasi rumah layak huni bagi warga miskin rata telah mencapai 70 hingga 80 persen.
Selain itu, menariknya untuk dua komunitas masyarakat di desa kalora, pihak TNI bersama masyarakat setempat menggelar kegiatan bersmaa dalam proses pembangunan Gereja serta mesjid.
Tampak terlihat kebersamaan antara pihak TNI dan warga setempat, bahu mbahu dalam proses pembangunan rumah ibadah berupa Gereja dan Mesjid. SYM

Opini Anda