𝗠𝗢𝗥𝗢𝗪𝗔𝗟𝗜 𝗨𝗧𝗔𝗥𝗔- Anggota DPR RI asal Provinsi Sulawesi Tengah, H. Ahmad Ali, SE mengakui belakangan ini tidak bisa bekerja maksimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulawesi Tengah yang diwakilinya.
“Kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah dan terkhusus masyarakat Morowali Utara saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.
Permohonan maaf itu disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Halal Bihalal yang dilaksanakan Pengurus DPD Partai Nasdem Morut di Kolonodale, Kamis sore (26/4/2023).
Kegiatan itu dihadiri Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng Hj. Dr. Nilam Sari Lawira, SP, MP, Bupati Morut Delis Julkarson Hehi, Wabup H. Djira, Sekda Musda Guntur, Ketua TP PKK Morut Febriyanthi Hongkiriwang, Ketua DPD Partai Nasdem Morut Wahyu Hidayat Sudirman, para kader dan simpatisan Partai Nasdem, serta undangan lainnya.
Ahmad Ali mengemukakan, selama menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024, terasa sekali ia tidak bisa maksimal dalam memperjuangkan aspirasi dan harapan-harapan masyarakat yang diwakilinya di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat itu.
Hal ini terjadi karena dalam kurun waktu yang bersamaan ia mendapat tugas dan kepercayaan dari partainya untuk menduduki jabatan Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem.
Dengan jabatan itu, Ahmad Ali tidak bisa fokus lagi dengan tugas awalnya sebagai anggota DPR RI asal Provinsi Sulawesi Tengah.
“Sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem saya ditugaskan untuk mengkonsolidasikan kegiatan partai di seluruh wilayah Indonesia. Jadi saya tidak bisa terkonsentrasi lagi hanya di Sulteng,” jelasnya.
Dengan alasan itu pula, ia menegaskan pada pileg 2024 mendatang ia tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai caleg DPR RI dari dapil Sulteng. Ia akan berkosentrasi untuk menjalankan tugas sebagai Waketum DPP Partai Nasdem.
Ahmad Ali mengakui, kepercayaan yang dibebankan kepadanya sebagai Waketum Nasdem ini tentu saja merupakan kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Tengah karena ada putra daerah yang mendapat kepercayaan di level nasional.
Namun sebagai perwakilan masyarakat Sulteng di DPR RI, ia tetap merasa tidak bisa bekerja maksimal. Untuk itulah ia memohon maaf.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan kader Nasdem yang akan bertarung sebagai calon anggota DPR RI asal Sulteng pada pemilu 2024, yakni Hj. Dr. Nilam Sari Lawira, SP, MP.
Saat ini Nilam Sari menjabat sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng, sekaligus sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
“Ibu Nilam Sari, tolong kesini dulu di samping saya, supaya warga Morut bisa menatap wajahmu,” kata Ahmad Ali. Nilam Sari tak lain adalah istrinya sendiri.
Selanjutnya, sebagai anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Ali yang sedang melaksanakan reses di Sulteng mengemukakan telah mendapat berbagai pengaduan dan penyampaian aspirasi dari masyarakat.
Salah satu masalah yang diadukan kepadanya adalah keberadaan PT. Agro Nusa Abadi (PT. ANA) perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Morowali Utara.
Menurutnya, sesuai keputusan pengadilan, PT. ANA tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU) sehingga harus mengembalikan lahan yang dikuasainya kepada masyarakat.
“Tetapi sampai sekarang, mulai dari bupati terdahulu sampai Bupati Morut sekarang tidak bisa menyelesaikan persoalan ini. Bahkan menurut laporan dan bukti-bukti yang ada, masyarakat pemilik lahan yang sah tidak bisa berbuat banyak karena perusahaan (PT ANA) menggunakan oknum aparat kepolisian untuk menekan dan menghalang-halangi masyarakat,” tegasnya. MCDD

Opini Anda