POSO β Pendidikan bukan sekadar soal angka di atas kertas, melainkan pembentukan karakter yang nyata. Hal inilah yang dibuktikan oleh SDN 8 Poso Kota Selatan melalui program inovatif bertajuk “RABITA” (Rabu Beramal, Ikhlas, Taqwa, dan Amanah).
Setelah berjalan konsisten selama satu tahun, hasil donasi sukarela dari para siswa dan guru tersebut akhirnya disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Penyaluran sedekah kali ini menyasar dua lembaga sosial di wilayah Poso, yakni Panti Asuhan Nurul Ikhsan dan Panti Asuhan Nyai Dahlan.
Plt. Kepala Sekolah SDN 8 Poso Kota Selatan, Nurfitri Karuniawati S, S.Pd, menjelaskan bahwa program RABITA dirancang sebagai wadah pembiasaan karakter islami bagi peserta didik. Setiap hari Rabu, seluruh siswa diajak untuk bersedekah secara rutin dengan prinsip keikhlasan.
“Kami ingin menanamkan kebiasaan baik sejak dini.Tujuannya adalah menumbuhkan sikap ikhlas, kepedulian sosial, serta membentuk pribadi yang amanah dan bertaqwa,” ujar Nurfitri.
Terkait dokumentasi kegiatan yang dipublikasikan, Nurfitri menekankan bahwa hal tersebut bertujuan untuk memberikan transparansi sekaligus inspirasi bagi pihak lain.
“Jika terdokumentasi, semoga bukan menjadi riya, melainkan pengingat bahwa berbagi itu indah dan bernilai ibadah,” tambahnya dengan rendah hati.
Keberhasilan program yang berjalan selama setahun ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Nurfitri menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh keluarga besar sekolah yang telah konsisten mengawal program RABITA.
“Terima kasih kepada seluruh siswa, orang tua murid, serta rekan-rekan dewan guru yang terlibat. Semoga setiap amal yang ditunaikan menjadi ladang pahala dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Aksi nyata dari SDN 8 Poso ini menjadi potret bagaimana institusi pendidikan dasar mampu mengambil peran strategis dalam membangun empati dan kedermawanan sosial pada generasi muda di Kabupaten Poso. SON

Opini Anda