π£π’π¦π’πππ‘π.ππ’π - Dua Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah targetkan desanya menjadi icon cabe atau Desa penghasil cabe.
Kepala Desa itu, Asep Kades Bahomoahi dan Mukhtar Kades One Pute Jaya, keduanya menprogramkan agar didesanya merupakan Masyarakat yang produktif akan hasil pertanian.
Saat bertemu dengan media ini, Asep mengunkapkan akan menganggarkan pada anggaran perubahan Dana Desa tahun anggaran (TA) 2022 untuk pembibitan cabe yang rencananya akan dibagikan kepada warga untuk ditanam di pekarangan rumahnya.
Tak hanya pertanian yang akan digenjot oleh Kades yang penuh inspirasi dan program kesejahtraan untuk Masyarakatnya ini,disektor nelayan pun dia tingkatkan.
“Ini minpi kami, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat adanya Dana Desa dengan menberikan program yang produktif dan berkesinambungan baginya,” kata Asep, Selasa (01/11/22).
Katanya, nantinya masyarakat akan mendapatkan bibit cabe dan pupuk,yang disediakan oleh pemerintah Desa yang diprogramkan dari anggaran dana desa untuk ditanam ditiap-tiap pekarangan rumahnya.
“Setiap pekarangan rumah menghasilkan 6 kilogram cabe dalam sekali panen, terus dikali 200 pekarangan rumah yang ada didesa Bahomoahi, itu hasilnya 1200 kilo sekali panen. Nah kalau dikali sebulan, manfaatnya dari hasil itu dapat menekan inflasi akibat dampak kenaikan BBM,” jelasnya, mencontohkan.
“Alhamdulillah, untuk nelayan kami telah menganggarkan tahun ini untuk pembuatan rompong (alat perangkap ikan) yang anggarannya hanya 10 juta yang hasilnya 2 sampai 3 hari bisa mendapatkan hasil tangkapan ikan 20 gabus,dan dapat dimanfaatkan oleh Masyarakat selama 5 tahun,” tambahnya.
Diketahui, sektor pariwisata Asep juga berupaya terus melakukan terobosan-terobosan agar dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Sementara itu, Kepala Desa One Pute Jaya Mukhtar yang juga senada, sejalan dan sepemikiran dengannya.
Apa yang diprogramkan oleh Asep,juga terpikirkan olehnya, di tahun anggaran 2023 Mukhtar juga akan programkan bibit cabe beserta bibit buah-buahan.
“Iyaa,kami liat di Morowali ini peluang pasar kita besar,pasar kita sudah jelas banyak perusahaan yang butuh bumbu masakan seperti cabe dan bawang,terus sayuran serta buah-buahan,” sebut Kades One Pute Jaya
Ia menyebutkan,selain bibit cabe yang akan diberikan ke Masyarakat,dia juga alan menberikan bibit pepaya untuk ditanam oleh Masyarakat di pekarangan rumahnya.
“Soal pemasaran hasil panen Masyarakat kita tidak bingung lagi,hasil panen Masyarakat nantinya akan dibeli oleh para pedagang ataupun Bumdes desa,nantinya bumdes akan suplay ke perusahaan-perusahaan,” jelasnya.
Disektor pariwisata, sementara ini Mukhtar sedang fokus menbangun wisata permandian air panas, rencananya akan menambah gazebo dan kedai untuk para pelaku usaha UMKM.
“Nanti kami akan bangun lagi di wisata air panas itu,dan tahun depan kami akan berikan ke Bumdes untuk dikelolah,” tutupnya. Wan

Opini Anda