POSO – Bursa calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Poso menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI semakin mengerucut. Sosok Darmawan Lyanto kini menjadi calon tunggal terkuat setelah secara resmi mendaftarkan diri dengan membawa dukungan mayoritas mutlak dari tingkat akar rumput, Sabtu (27/12/2025).
Kedatangan Darmawan di Kantor Sekretariat Partai Golkar Posotampak semarak, didampingi Sahir Sampeali dan dihantar langsung oleh puluhan pengurus dan kader simpatisan yang memberikan dukungan moral sejak titik kumpul hingga ke meja pendaftaran.
Bukan sekadar klaim, Darmawan membuktikan kekuatannya dengan melampirkan Surat Keputusan (SK) dukungan resmi yang ditandatangani oleh Ketua dan dicap stempel dari 14 Pimpinan Kecamatan (PK) se-Kabupaten Poso.
”Dukungan 14 PK ini, fokus kita ke depan adalah soliditas dan memastikan mesin partai bekerja maksimal hingga ke akar rumput demi kemenangan di pemilu mendatang,” tegas Darmawan Lyanto.
Berkas pendaftaran tersebut diterima secara formal oleh jajaran elit panitia di Sekretariat Golkar, yakni Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee) Abdul Muthalib Rimi, didampingi Sekretaris DPD Golkar Poso, Syarifuddin Odjobolo, serta anggota SC, Agus Syuaib.
Abdul Muthalib Rimi memberikan apresiasi atas kelengkapan administrasi yang dibawa oleh sang kandidat.
”Secara administratif, berkas Saudara Darmawan Lyanto, tinggal satu persyaratan saja. Terutama dengan adanya dukungan tertulis dari 14 PK. Kami dari panitia pengarah akan memverifikasi sesuai prosedur, dengan fakta dukungan ini,” ujar Abdul Muthalib Rimi.
Munculnya nama Darmawan dinilai sebagai simbol regenerasi. Meski tergolong tokoh muda, ia adalah kader murni yang telah membuktikan loyalitasnya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Poso selama dua periode (10 tahun).
Perwakilan Ketua PK yang hadir menyatakan keyakinannya bahwa gaya kepemimpinan Darmawan yang komunikatif akan membawa perubahan progresif bagi Golkar Poso dalam menyongsong Pemilu 2029.
Musda XI yang dijadwalkan pada 29–30 Desember 2025 ini diproyeksikan menjadi momentum konsolidasi besar pasca-Pilkada 2024. Dengan munculnya calon yang kuat, potensi aklamasi terbuka lebar, yang sekaligus menandai semangat rekonsiliasi total di tubuh partai berlambang beringin di Bumi Sintuwu Maroso. SON

Opini Anda