𝗠𝗢𝗥𝗢𝗪𝗔𝗟𝗜- Ada yang menarik pada malam takbiran yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.
Bukan seperti daerah kebanyakan mengunakan beduk dan musik elektronik, tapi masyarakat mengunakan salah satu alat musik tradisional, alat musik ciri khas dari Morowali yaitu Ndengu-ndengu
Alat musik ini sering digunakan untuk pawai malam takbiran, untuk meramaikan bulan ramadhan, Ndengu-ndengu diperlombakan seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Bungku Tengah serta seluruh OPD lingkungan Pemerintah daerah Kabupaten Morowali.
Alat musik Ndengu-ndengu sendiri merupakan sebuah menara yang umumnya berukuran kira-kira 2×3 meter, dengan ketinggian mulai dari 5-20 meter dengan pondasi dasar berupa empat batang bambu.
Biasanya dibangun di halaman masjid ataupun di belakang pemukiman penduduk yang dibunyikan saat menjelang sahur. Dekorasi bangunan Ndengu-ndengu, akan dijumpai alat tetabuhan seperti gong besar, gong kecil, tafa-tafa, ganda dan pede-pede.
Namun dewasa sekarang, anak-anak lebih suka menggunakan perkakas rumah tangga dan barang-barang rongsokan yang mereka kumpulkan jauh-jauh hari sebelum bulan Ramadan tiba.
Mereka yang bertugas membunyikan kebanyakan adalah anak-anak sampai remaja yang rela menghabiskan waktu mereka sejak salat tarwih selesai hingga di penghujung sahur.
Warga Morowali merasa senang dan bangga dapat ikut serta dalam pawai takbiran ini. Mereka berharap acara seperti ini dapat diadakan setiap tahunnya sebagai wujud kecintaan dan kebersamaan antar umat beragama di daerah ini.
Pada malam takbiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar mulai dari Alun Alun Lapangan Sangiang Kinambuka Kelurahan Marsaole melewati masjid agung, pantai Matano dan berakhir di Lapangan Sangiang Kinambuka, yang ikut dalam pawai mengenakan pakaian seragam berwarna putih dan membawa bendera Merah Putih serta bendera bertuliskan takbir.
Sementara Bupati Morowali Drs Taslim dan Wakil Bupati Morowali Dr. H. Najamudin S. Ag, S.Pd, M.Pd turut mengikuti pawai takbiran bersama dengan seluruh jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Morowali mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Islam yang merayakannya.
Selain itu, Ia juga mengajak seluruh warga Morowali untuk meningkatkan toleransi dan kebersamaan dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di daerah ini.
“Saya berharap pawai takbiran ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar warga Morowali,” ungkap Wakil Bupati . H. Najamudin.
Dikesempatan ini seluruh pihak gabungan TNI POLRI dan Satpol PP bertindak mengamankan pawai takbiran. (Kominfo Morowali)

Opini Anda