POSO- Sebagai salah satu garda terdepan dalam upaya penanggulangan terorisme di Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), secara masif dan terarah terus melaksanakan program kearifan lokal penguatan ekonomi masyarakat sebagai salah satu upaya memaksimalkan pencegahan radikalisme dan terorisme.
Selain program kearifan lokal penguatan ekonomi masyarakat BNPT RI juga melakukan pembinaan dikalangan generasi muda dengan program pembinaan yang sifatnya tetap dengan pendekatan kearifan lokal untuk mendorong dan memotivasi kalangan generasi muda agar dapat berkarya dan meraih prestasi melalui bakat atau bidang yang mereka geluti.
Langkah kongkrit ini dibuktikan dengan hadirnya pihak BNPT RI yang bekerja sama dengan pihak kementrian Sosial RI, saat meluncurkan bantuan pengadaan bibit ternak kambing sebanyak 7 ekor kepada kelompok. Masyarakat kelurahan kayamanya Sentral, kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Sulteng.
Untuk pembinaan Generasi muda, BNPT RI juga meluncurkan bantuan perlengkapan dan peralatan beladiri pada komunitas perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Kayamanya Sentral.
Dimana Perguruan Pencak Silat PSHT kayamanya Sentral terdapat 21 Atlet binaan yang berasal dari para santri Nurul Muhsinin serta siswa – siswi dari SMA Negeri 4 kayamanya Sentral.
Bantuan bibit ternak serta peralatan dan perlengkapan olah raga beladiri tersebut diserahkan Fasilitator Daerah (Fasda) BNPT RI untuk Poso, Fandi Ahmad ST serta di terima oleh perwakilan masyarakat ketua RT 10 kayamanya Sentral, Sarwi, sekaligus pelatih pencak silat PSHT rayon kayamanya Sentral, pada Minggu (14/01/2024).
Sementara itu, usai menyerahkan bantuan Fasda BNPT RI, Fandi Ahmad pada media ini antara lain mengatakan, semoga dengan bantuan yang selalu berpijak pada pendekatan kearifan lokal masyarakat setempat dapat dikelola lebih maksimal sehingga akan menjadi pendorong kekuatan ekonomi bagi masyarakat itu sendiri serta bermuara pada lahirnya kesejahteraan bagi masyarakat.
Khususnya pada generasi muda, penerima bantuan, akan lebih meningkatkan semangat juang mereka dalam berlatih olah raga beladiri, sehingga kedepan dapat melahirkan prestasi pada seluruh level, bahkan pada level internasional.
“Dengan mengukir prestasi akan membawa harum nama daerah, bangsa, pada kancah tertinggi” tandas Fandi Ahmad.
Yang tidak kalah pentingnya kata Fandi, pendekatan kearifan lokal pada program penguatan ekonomi masyarakat ataupun program lainnya akan selalu dikaitkan dengan kearifan lokal masyarakat setempat.
“Sengaja pendekatan kultur budaya masyarakat setempat (kearifan lokal) di harapkan segala bantuan akan tepar sasaran serta dapat berkembang dengan baik karena mengikuti standar yang ada pada masyarakat setempat” terang Fandi
Ditambahkanya, lewat program kearifan lokal dan penguatan ekonomi diharapkan dapat melestarikan Salah satu kebudayaan yang ada di Indonesia serta diharapkan lewat penguatan ekonomi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar kelompok PSHT
Sementara itu, ketua RT Sarwi sekaligus pelatih PSHT rayon kayamanya Sentral pada prinsipnya menyatakan apresiasinya pada BNPT RI yang telah membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui pengadaan bibit ternak kambing. “Semoga bantuan ini dapat di kelola secara maksimal oleh masyarakat kami, yang akhirnya dapat menjadi solusi terhadap pemenuhan ekonomi serta menjadi usaha andalan bagi masyarakat” ucapnya.
Untuk bantuan peralatan dan perlengkapan beladiri, kata Sarwi, pastinya akan mendorong motivasi bagi atlit dalam berlatih. “Dengan peralatan serta perlengkapan yang memadai pastinya akan mendorong semangat juang anak anak dalam berlatih. Semoga kedepan kami bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara tercintatercinta,” pungkasnya. **

Opini Anda