JAKARTA– Rombongan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Morowali Utara resmi menghadiri rangkaian Muktamar X BKMT, Grand Final BKMT Festival, dan Tasyakur Milad ke-45 BKMT yang berlangsung di Jakarta pada 24–26 September 2026.
Ketua BKMT Morowali Utara, Hj. Satriawati Mareoli, menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dan Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah atas dukungan penuh yang diberikan.
Apresiasi tersebut ditujukan secara khusus kepada Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, Wakil Bupati H. Djira K., S.Pd., M.Pd., serta Senator Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt.
“Alhamdulillah, kami dapat hadir dan berpartisipasi dalam Muktamar X BKMT berkat dukungan Pemkab dan Ibu Senator Febriyanthi. Atas nama keluarga besar BKMT Morowali Utara, kami mengucapkan terima kasih,” ujar Hj. Satriawati Mareoli, Kamis (24/9/2026).
Sinergi dan Peran Majelis Taklim di Morowali Utara
Rombongan yang tergabung bersama kontingen Provinsi Sulawesi Tengah ini telah tiba di Jakarta sejak 23 September 2026. Peserta terdiri dari pengurus tingkat kabupaten hingga kecamatan, yaitu BKMT Kecamatan Petasia, Bungku Utara, dan Mamosalato.
Kehadiran delegasi BKMT Morowali Utara di ajang nasional ini bertujuan memperkuat peran majelis taklim sebagai wadah pembinaan umat serta pemajuan pemberdayaan perempuan di daerah.
Muktamar X BKMT dibuka resmi di Gedung SG2 Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dengan dihadiri Menteri Koperasi RI. Agenda utama meliputi:
- Laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026.
- Pembahasan program kerja dan sidang komisi.
- Pelantikan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031.
Selain muktamar, peserta dari daerah juga memeriahkan Grand Final BKMT Festival yang memperlombakan Mars BKMT, MTQ, pidato, hingga seni rebana qasidah. Puncak acara ditandai dengan Tasyakur Milad ke-45 BKMT di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.
Komitmen Pemerintah Daerah dan Senator Sulteng
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, berharap keikutsertaan delegasi daerah dapat membawa nilai tambah bagi pengembangan organisasi keagamaan di tingkat lokal.
“Semoga BKMT Morowali Utara semakin maju, kreatif, inovatif, serta terus bersinergi bersama pemerintah dalam melaksanakan program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Delis.
Senada dengan Bupati, Anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang menilai forum nasional ini menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.
“BKMT memiliki peran strategis dalam penguatan nilai keagamaan dan pendidikan keluarga. Saya berharap peserta dapat membawa pulang gagasan bermanfaat untuk kemajuan daerah,” kata Febriyanthi.
BKMT didirikan oleh Prof. Dr. Hj. Tuty Alawiyah, AS, M.A. pada 1 Januari 1981 dan kini menjadi salah satu organisasi perempuan Islam terbesar di Indonesia. Kehadiran BKMT Morowali Utara dalam ajang ini mempertegas komitmen mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mendukung visi daerah yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera. **

Opini Anda