JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mengoptimalkan penyerapan anggaran tahun berjalan guna memastikan seluruh program kerja serta fungsi pelayanan publik berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Berdasarkan data infografis resmi yang dirilis Kementerian ATR/BPN untuk periode data 1 Januari 2026 hingga 21 September 2026, realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN 2026 telah mencapai 59,01%.
Rincian Capaian Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN 2026
Dari total Pagu Efektif sebesar Rp9.264,5 Miliar, Kementerian ATR/BPN telah menyerap Total Realisasi Anggaran sebesar Rp5.466,7 Miliar.
Sementara itu, Sisa Anggaran yang tercatat sampai dengan 21 September 2026 adalah sebesar Rp3.797,86 Miliar atau setara dengan 40,99% dari keseluruhan total pagu efektif.
| Indikator Keuangan | Jumlah / Persentase |
|---|---|
| Total Pagu Efektif | Rp9.264,5 M |
| Total Realisasi Anggaran | Rp5.466,7 M (59,01%) |
| Sisa Anggaran | Rp3.797,86 M (40,99%) |
| Periode Data | 1 Januari – 21 September 2026 |
Komitmen Pelayanan Pertanahan yang Makin Maju dan Modern
Optimalisasi penyerapan anggaran ini dilakukan sejalan dengan semangat Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat serta transformasi lembaga yang lebih melayani, profesional, dan terpercaya. Penyerapan dana diprioritaskan pada program-program strategis pertanahan dan tata ruang yang berhubungan langsung dengan kepastian hukum atas tanah masyarakat di seluruh Indonesia.
Melalui langkah percepatan penyerapan anggaran pada sisa triwulan akhir tahun 2026, Kementerian ATR/BPN berkomitmen agar kinerja anggaran berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan pertanahan berbasis modern dan digital.**

Opini Anda